Menu

Inilah Tanda-Tanda Bahaya Bagi Kehamilan

April 8, 2015 | Hamil, JadiSehat | 606 Pengunjung

Pada umumnya para ibu hamil menginginkan kondisi kehamilanya sehat dan lancar. Mengetahui gejala-gejala yang akan dihadapi selama proses kehamilan sampai proses persalinan nanti menjadi suatu hal yang harus sangat diperhatikan. Akan tetapi selain mengetahui hal tersebut di atas para wanita atau ibu hamil sebaiknya juga harus mengetahui beberapa gejala atau tanda-tanda bahaya bagi kehamilan.

Inilah Tanda-Tanda Bahaya Bagi Kehamilan

Hal ini bertujuan agar supaya ibu dapat lebih berhati-hati dalam melakukan aktifitas sehari-hari untuk menetralisir hal yang tidak di inginkan terhadap kandungannya. Sehingga bisa segera mencari bantuan medis jika hal buruk terjadi. Berikut ini ada beberapa tanda-tanda bahaya kehamilan yang harus anda ketahui untuk keselamatan ibu dan bayi dalam kandunganya.

Muntah dan mual yang berlebihan atau hiperemesis gravidarum
Pada umumnya mual dan muntah biasa di alami oleh para wanita atau ibu yang sedang hamil pada 3 bulan pertama usia kehamilan atau trisemester pertama, yaitu pada minggu ke 6 setelah menstruasi terakhir dan akan berhenti biasanya sampai minggu ke 10.

Tetapi jika mual dan muntah ini sering terjadi secara berlebihan maka akan sangat mengganggu. Apalagi jika bertambah lebih parah bisa menyebabkan ibu hamil mengalami kekurangan cairan atau dehidrasi. Selain itu juga dapat mengakibatkan organ hati rusak dan selaput lendir kerongkongan serta lambung dapat robek. Jadi anda harus segera menghubungi dokter jika anda mengalami mual dan muntah secara berlebihan.

Terjadi pendarahan pada trisemester berapapun
Pendarahan pada masa kehamilan bisa bermacam-macam. Pendarahan yang parah dan disertai dengan sakit perut dan juga kram, sehingga terasa seperti akan pingsan yang terjadi pada saat trisemester yang pertama merupakan tanda dari hamil di luar kandungan. Pendarahan seperti ini bisa terjadi dalam fase apapun selama masa kehamilan. Oleh sebab itu, jika anda mengalami gejala atau tanda tersebut, segeralah periksakan ke dokter kandungan secepat mungkin.

Aktivitas janin akan menurun
Bayi biasanya akan mengalami pergerakan normal sebanyak 10 kali tendangan. Namun jika bayi yang biasanya aktif bergerak tiba-tiba akan berkurang gerakanya berarti kondisi bayi tidak normal. Untuk keamanan sebaiknya segeralah periksakan pada dokter untuk mengetahui secara pasti dari masalah tersebut.

Pecahnya air ketuban
Apabila anda sedang berjalan kemudian ada air yang keluar dari vagina dengan jumlah yang banyak, bisa saja itu adalah air dari ketuban yang pecah. Apabila anda kurang yakin jika hal tersebut adalah merupakan air ketuban yang pecah, cobalah anda pergi ke kamar kecil untuk diperiksa. Jika cairan tersebut terus mengalir sedangkan anda tidak merasakan sedang buang air kecil, maka itu sudah dapat dipastikan air ketuban yang pecah. Segeralah untuk menghubungi dokter agar bisa mendapatkan penanganan secepat mungkin sehingga tidak akan membahayakan janin yang ada di dalam kandungan anda.

Itulah beberapa tanda-tanda bahaya kehamilan yang harus anda perhatikan secara seksama. Semoga dengan informasi di atas, anda bisa lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan serta keamanan kandungan.

Related For Inilah Tanda-Tanda Bahaya Bagi Kehamilan