Gejala dan Penyebab Kanker Ovarium pada Wanita

Gejala dan Penyebab Kanker Ovarium pada Wanita

Kanker ovarium ini adalah salah satu jenis penyakit yang paling sulit untuk dikenali. Yang mana, kanker ovarium pada stadium 1 jarang menyebabkan gejala-gejala. Apabila ada sekalipun, gejala-gejala penyakit kanker ovarium tersebut cenderung dikira akibat dari penyakit yang lainnya, seperti terjadinya iritasi usus atau pun konstipasi, sehingga sering baru terdeteksi ketika penyakit kanker ovarium ini sudah mulai menyebar di dalam tubuh dan menjadi sangat berbahaya. Oleh karena itulah, penting sekali buat Anda untuk selalu waspada dengan beberapa gejala kanker ovarium yang biasanya dialami oleh penderita penyakit tersebut. Nah, untuk mengetahui apa saja gejala-gejala penyakit kanker ovarium pada wanita, silakan Anda simak ulasan berikut ini.

gejala dan penyebab kanker ovarium

Gejala-gejala penyakit kanker ovarium pada wanita

  • Terjadinya pembengkakan di bagian perut.
  • Perut yang akan selalu terasa kembung.
  • Rasa sakit hebat di bagian perut.
  • Terjadinya penurunan berat badan dengan drastis.
  • Cepat sekali merasa kenyang walaupun makan dengan porsi yang sangat sedikit.
  • Mual-mual.
  • Terjadinya perubahan pada kebiasaan buang air besar atau BAB, contohnya saja konstipasi.
  • Frekuensi buang air kecil terjadi peningkatan.
  • Sakit pada saat berhubungan intim.

Pastikan Anda segera memeriksakan diri ke dokter apabila Anda memang merasakan beberapa gejala-gejala di atas, khususnya yang seringkali dialami atau pun tak kunjung membaik. Jangan pernah menganggap remeh indikasi penyakit walaupun merasa atau pun tampak sepele.

Penyebab dan faktor resiko kanker ovarium pada wanita

Sama halnya dengan penyakit kanker pada umumnya, penyebab kanker ovarium tersebut hingga kini juga masih belum diketahui akan kejelasanya. Namun, para pakar telah menduga bahwasanya ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko seseorang, khususnya wanita untuk terkena kanker satu ini. Faktor-faktor resiko tersebut seperti :

  • Kanker ovarium ini lebih cenderung terjadi pada wanita yang berusia 50 tahun ke atas.
  • Faktor keturnan dan juga genetika. Resiko Anda untuk bisa terkena penyakit kanker ovarium ini akan terus meningkat apabila ada anggota keluarga kandung yang juga mengidap kanker ovarium atau pun kanker payudara. Begitu pun dengan pemilik gen BRCA 1 dan BRCA 2.
  • Terapi penggantian hormon esterogen, khususnya yang jangka panjang serta berdosis tinggi.
  • Tidak pernah hamil.
  • Mengidap endometriosis.
  • Alami siklus mensteruasi sebelum usia 12 tahun dan juga menopause setelah berusia 50 tahun.
  • Jalani proses pengobatan kesuburan.
  • Menggunakan alat kontrasepsi UID.

Untuk proses diagnosis kanker ovarium ini, bisa dilakukan setelah Anda bertanya gejala yang telah dialami, riwayat kesehatan keluarga, dan juga melakukan pemeriksaan fisik, dokter nantinya akan merekomendasikan pemeriksaan yang lebih detail. Proses tersebut umumnya meliputi tes darah, USG, dan juga biopsi.

Demikianlah informasi tentang gejala dan penyebab kanker ovarium pada wanita yang bisa kami bagikan. Semoga bermanfaat.

Gejala Gegar Otak yang Sering Dialami

Gejala Gegar Otak yang Sering Dialami

Penyakit gegar otak adalah penyakit yang harus di waspadai. Penyakit ini bisa membahayakan hidup para penderitanya. Jika otak kita mengalami gangguan tertentu, maka hampir bisa dipastikan kita tidak bisa hidup dengan kondisi yang normal. Untuk itulah kita harus waspada terhadap penyakit gegar otak. Salah satu hal yang perlu diketahui adalah gejala gegar otak yang sering dialami oleh penderitanya.

 Gejala Gegar Otak yang Sering Dialami

Otak merupakan salah satu organ paling vital dalam tubuh kita. Jika otak tak bisa bekerja, maka seluruh fungsi tubuh juga tidak bisa bekerja. Maka dari itu, otak adalah pusat utama dari kehidupan manusia. Agar terhindar dari gangguan gegar otak yang kronis, ada baiknya untuk mengetahui beberapa informasi mengenai gejala awal dari penyakit ini.

Gegar otak bisa disebabkan oleh banyak hal. Salah satu hal yang sering menjadi penyebab gegar otak adalah kecelakaan atau insiden yang membuat kepala terbentur dengan keras. Dalam tahap awal penyakit ini, ada beberapa gejala yang sering dialami oleh para penderitanya.

Gejala Gegar Otak yang Sering Dialami

Lalu, apa saja gejala-gejala awal dari penyakit gegar otak? Berikut ini adalah beberapa gejala gegar otak yang sering dialami oleh banyak orang.

  • Sakit Kepala

Gejala pertama dari penyakit gegar otak adalah sakit kepala yang sangat luar biasa. Berbeda dengan pusing pada umumnya, serangan pusing pada gejala gegar otak lebih terasa sakit dan menyiksa. Kepala penderitanya seperti terasa ditekan-tekan oleh sesuatu. Sakit kepala juga bisa merembet ke berbagai hal lain seperti kurang bisa berkonsentrasi. Akibat kurang gejala tersebut, penderita akan sangat sulit berkonsentrasi dan sering mudah bingung.

  • Dengung di Telinga

Suara mendengung di bagian telinga juga bisa menjadi indikasi jika seseorang sedang mengalami gegar otak. Dengung ini disebabkan oleh gangguan pada sistem saraf otak yang terintegrasi dengan saraf telinga. Jika sudah masuk dalam tahap parah, dengung pada telinga akan semakin menjadi-jadi dan bisa membuat penderitanya sulit untuk mendengar. Oleh karenanya, kita harus waspada dengan gejala gegar otak yang satu ini.

  • Perubahan Cara Berbicara

Orang yang terserang gegar otak akan tiba-tiba sulit berbicara atau cadel. Biasanya, penderita akan sulit berkomunikasi karena terkendala bahasa yang sangat sulit untuk dimengerti. Hal ini bisa terjadi dengan sangat tiba-tiba akibat benturan yang sangat keras pada kepala. Kondisi tersebut diakibatkan oleh gangguan pada saraf otak. Jika sudah mengalami hal tersebut, kita harus segera memeriksakan diri ke dokter, karena jika terlambat ditangani akan terjadi hal yang sangat fatal.

Itu tadi beberapa gejala gegar otak yang sering dialami dan dijumpai pada banyak orang. Sangat penting untuk mengetahui tentang penyakit gegar otak ini. Jika mengalami gejala-gejala di atas, segeralah bawa diri Anda ke dokter untuk mendapatkan perawatan. Jaga selalu kesehatan otak Anda.

Gejala Penyakit Asam Urat dan Pengobatannya

Gejala Penyakit Asam Urat dan Pengobatannya

Asam urat adalah sebuah penyakit yang sering diderita oleh orang yang sudah berumur. Penyakit ini membuat penderitanya merasakan nyeri yang luar biasa pada kakinya sehingga membuat para penderita sulit untuk berjalan. Agar terhindar dari asam urat, kita harus mengenal betul tentang seluk beluk penyakit ini. Salah satu hal terpenting yang harus kita ketahui adalah apa saja gejala penyakit asam urat dan obatnya.

Gejala Penyakit Asam Urat dan Pengobatannya

Dalam dunia medis, asam urat adalah penyakit radang sendi yang akan membuat para penderitanya merasakan sakit pada bagian kakinya. Hal ini terjadi karena terjadinya penumpukan sebuah zat yang disebut dengan asam urat. Seperti yang sudah disebutkan di awal, penyakit ini lebih sering menjangkiti orang yang sudah lanjut usia atau orang yang sudah berumur.

Meski lebih sering menyerang orang yang sudah berumur atau lanjut usia, asam urat juga bisa terjadi kepada orang yang masih berada di usia emas seperti umur 20 hingga 30 tahun. Gaya hidup tidak sehat menjadi penyebab utama dari penyakit ini. Untuk itulah kita mesti waspada sejak dini agar terhindar dari penyakit asam urat.

Gejala Penyakit Asam Urat dan Pengobatannya

Ada beberapa gejala awal yang biasanya terjadi pada penderita asam urat. Berikut ini adalah beberapa gejala penyakit asam urat dan juga cara obatnya.

1. Jempol Kaki Sakit

Gejala awal yang biasanya kerap terjadi pada penderita asam urat adalah jempol kaki yang terasa sangat sakit. Hal itu terjadi akibat gangguan pada persendian yang dimulai pada jempol kaki penderitanya. Sakit pada jempol kaki ini biasanya akan berlangsung lama dan akan terasa menyiksa.

2. Sakit pada Bagian Tubuh Lain

Selain pada jempol kaki, bagian lain dari tubuh kita seperti jari-jari tangan, pergelangan kaki, pergelangan tangan hingga siku juga akan mengalami nyeri yang luar biasa. Hal ini juga berkaitan dengan gangguan pada persendian yang menyeluruh dan menyerang titik-titik sendi.

3. Kaki Bengkak

Bagian kaki dari penderita asam urat juga akan terlihat bengkak selama 3-5 hari. Setelah mengalami pembengkakkan, bagian kulit dari kaki tersebut akan mengelupas. Tahap ini bisa dibilang sebagai tahap akut yang cukup berbahaya.

Lalu, apa saja obat yang bisa digunakan untuk menyembuhkan asam urat? Kita bisa memeriksakan diri ke dokter dan meminta resep atau obat. Selain itu ada pula beberapa bahan alami yang bisa kita jadikan obat untuk penyakit asam urat. Beberapa bahan alami yang bisa digunakan antara lain; tanaman kumis kucing, daun salam, sambiloto, bunga rosella, dan juga tanaman herbal lainnya.

Itu tadi beberapa gejala penyakit asam urat dan obatnya. Jika mengalami gejala-gejala asam urat, segeralah pergi ke dokter. Dan jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan gaya hidup Anda agar terhindar dari penyakit asam urat ini.

Gejala Kanker Payudara Stadium 3

Gejala Kanker Payudara Stadium 3

Gejala Kanker Payudara Stadium 3 – Penyakit kanker payudara stadium 3 ini adalah kelanjutan dari penyakit kanker payudara stadum 1 dan stadium 2. Yang mana penyakit kanker payudara stadium 3 ini adalah fase di mana sel kanker di dalam tubuh yang semakin ganas dan sangat mengerikan. Pada tahapan stadium 3 ini, sel kanker sudah semakin berkembang pada bagian tubuh yang lain yang ada di sekitar payudara. Kanker payudara stadium 3 tersebut adalah fase di mana kanker akan semakin sulit untuk bisa ditangani dan peluang untuk bisa sembuh secara total jadi sangat tipis. Dan apabila penyakit kanker payudara ini sudah mencapai stadium 3 tidak segera diobati, maka sel kanker tersebut akan semakin berkembang, terus meluas, dan juga akan jadi lebih ganas lagi.

Gejala Kanker Payudara Stadium 3

Gejala kanker payudara stadium 3

Gejala atau ciri-ciri penyakit kanker payudara stadium 3 ini adalah perkembangan dari penyakit kanker stadium sebelumnya, yakni stadium1 dan stadium 2. Pada penyakit kanker payudara stadium3 ini sih penderita tidak dapat menunda-nunda pengobatannya lagi. Gejala yang biasanya terjadi pada kanker payudara stadium 3 diantaranya sebagai berikut :

  • Adanya benjolan yang berdiameter lebih besar dari 5 cm
  • Kelenjar getah bening yang sudah mulai terinfeksi sel kanker payudara
  • Sel kanker sudah mulai melekat di kulit payudara
  • Warna kulit payudaranya yang mulai berubah jadi kemerahan
  • Kulit payudara yang mulai mengerut
  • Adanya proses peradangan di kulit payudara
  • Adanya luka yang tak kunjung sembuh dan mulai mengeluarkan nanah

Pengobatan kanker payudara stadium 3

  • Kemoterapi terlebih dulu supaya wilayah yang terkena penyakit kanker biasa diperkecil lagi baru setelah itu dilakukan proses pembedahan oleh dokter ahli
  • Pembedahan yang dilakukan tersebut bertujuan untuk mengangkat sel kanker yang ada pada payudara. Pada kanker payudara stadium 3 ini proses pembedahannya sudah tidak dapat ditunda-tunda lagi
  • Teknik radiasi akan dilakukan untuk bisa membasmi sel kanker pada payudara
  • Penyakit kanker payudara stadium 3 tersebut hanya memungkinkan para penderita untuk bisa sembut sekitar 11.2 % saja, akan tetapi penderita penyakit kanker payudara ini tidak boleh putus asa, dan harus tetap berusaha terlebih dulu dalam melakukan segala cara untuk sembuhkan penyakit tersebut.

Pencegahan kanker payudara stadium 3

  • Tidak merokok
  • Tidak menggunakan bh yang terlalu ketat dalam jangka waktu yang cukup lama
  • Tidak konsumsi makanan atau pun minuman yang beralkohol
  • Makan buah dan sayur secara teratur. Ada baiknya yang mengandung phyto estrogen, yakni genistein yang sangat berguna sekali dalam mengurangi resiko tumbuhnya sel kanker. Makanan yang baik untuk dikonsumsi adalah jenis makanan olahan yang berasal dari kacang-kacangan, seperti tahu, tempe, dan susu kedelai murni

Demikianlah sekilas informasi tentang gejala kanker payudara stadium 3 yang bisa kami bagikan. Semoga bermanfaat.

Gejala Kanker Payudara Stadium 2

Gejala Kanker Payudara Stadium 2

Gejala Kanker Payudara Stadium 2 – Wanita di Indonesia sangat rentan terkena kanker payudara. Kanker ini memang sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kematian. Jadi, para wanita harusnya lebih waspada terhadap penyakit ini. Salah satu bentuk kewaspadaan yang bisa dilakukan adalah memahami penyakit ini lebih mendalam. Contohnya dengan mengenal tanda-tanda kanker payudara stadium 2.Gejala Kanker Payudara Stadium 2

Kanker payudara terdiri dari stadium 1, 2, 3 dan 4. Stadium 1 merupakan tingkatan paling rendah yang resikonya belum terlalu berbahaya. Sedangkan stadium 4 merupakan stadium tertinggi yang sudah masuk dalam kategori berbahaya dan mematikan. Sementara itu, kanker payudara stadium 2 adalah tingkatan transisi dari gejala awal menuju tingkatan yang lebih berbahaya.

Mengenal Gejala kanker payudara stadium 2

Tak ada salahnya untuk mengenal lebih jauh tentang kanker payudara ini sebagai salah satu bentuk kewaspadaan. Kanker payudara stadium 2 sendiri memiliki tanda-tandan tersendiri yang bisa kita deteksi secara mudah.

Pada fase kanker payudara yang telah memasuki stadium 2 ini sel kanker sudah semakin berkembang dan juga semakin tumbuh jadi lebih besar. pada tahapan stadium 2 tersebut harus segera diobati dengan tepat. Jika pada tahapan stadium 2 ini tidak segera diobati, maka sel kanker yang ada pada payudara akan semakin berkembang jadi kanker stadium 3. Sehingga kemungkinan untuk bisa sembuh pada kanker payudara stadium 2 ini hanya ada 30 % hingga 40 %. Dan untuk bisa mengobati penyakit kanker payudara stadium 2 tersebut, maka Anda harus kenali terlebih dulu gejala dari penyakit kanker payudara stadium 2 ini.

Gejala kanker payudara stadium 2

Lalu, apa saja tanda-tanda dari kanker payudara stadium 2 yang dapat dideteksi dengan mudah? Berikut ini adalah beberapa tanda dari kanker payudara stadium 2 yang mesti kita ketahui dan juga pahami.

1. Benjolan Pada Ketiak

Mungkin Anda bertanya-tanya apa hubungannya kanker payudara dengan benjolan pada ketiak. Benjolan pada ketiak muncul karena jaringan payudara meluas ke bagian-bagian lain pada tubuh. Karena hal tersebut, maka benjolan bisa muncul pada bagian ketiak. Jika sudah mengalami hal tersebut, ada baiknya untuk pergi ke dokter untuk memastikan apakah benjolan tersebut disebabkan oleh kanker payudara stadium 2.

2. Benjolan di Payudara Makin Membesar

Gejala kanker payudara stadium 1 adalah munculnya benjolan pada bagian payudara. Dalam tahap yang lebih lanjut atau stadium 2, benjolan yang terdapat pada payudara akan semakin membesar. Benjolan tersebut merupakan akumulasi dari penumpukan cairan pada jaringan dan sel-sel pada payudara yang terserang kanker. Anda harus sangat waspada jika terdapat benjolan yang tak kunjung hilang dan bahkan makin membesar dan membesar.

3. Rasa Sakit pada Payudara

Gejala selanjutnya adalah rasa sakit pada bagian payudara. Rasa sakit tersebut disebabkan oleh meluasnya sel-sel kanker yang menyerang payudara. Tanpa disentuh atau dipegang, payudara akan terasa sangat sakit dan nyeri.

4. Keluarnya Darah dari Puting

Gejala yang bisa dilihat secara mudah pada penderita kanker payudara stadium 2 adalah keluarnya darah dari puting. Puting penderita kanker payudara bisa mengeluarkan darah segar. Jika gejala ini sudah terjadi, maka bisa dipastikan bahwa kanker payudara yang diderita sudah akan masuk kategori parah.

Itu tadi beberapa gejala atau tanda dari kanker payudara stadium 2. Jika mengalami gejala-gejala tersebut, ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Jika hanya dibiarkan begitu saja dan terlambat ditangani, hal-hal yang tidak diinginkan bisa saja terjadi. Pengobatan untuk jenis penyakit kanker payudara stadium 2 ini bisa dilakukan dengan cara pembedahan, radioterapi, kemoterapi, lumpektomi, dan juga mastektomi. Tahap tahap pengobatan tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Jadi Mulai saat ini, akan lebih baik jika kita mengenal lebih jauh tentang kanker payudara, terutama Anda para  wanita.