Saat Terserang Batuk dan Pilek, Inilah 10 Makanan Penangkal

Saat Terserang Batuk dan Pilek, Inilah 10 Makanan Penangkal

Saat Terserang Batuk dan Pilek, Inilah 10 Makanan Penangkal – Perubahan cuaca saat ini benar-benar terasa ekstrim. Perubahan yang kita rasakan ini bukan hanya saat musim penghujan yang pada saat siang hari terasa terik panas yang luar biasa, lalu bisa berubah menjadi dingin dan hujan secara tiba-tiba. Atau, perbedaan suhu yang luar biasa antara siang malam, saat siang terik panas yang luar biasa. Kondisi cuaca yang demikian ini tentu sedikit ataupun banyak dapat mempengaruhi kesehatan Sahabat Informasi Kesehatan.

Paprika Merah - Saat Terserang Batuk dan Pilek, Inilah 10 Makanan Penangkal
Paprika Merah – Saat Terserang Batuk dan Pilek, Inilah 10 Makanan Penangkal

Pengaruh terhadap kondisi tubuh kita akibat perubahan iklim ataupun cuaca yang ekstrim seperti ini jelas akan mengganggu kesehatan kita, yang salah satunya adalah munculnya beberapa keluhan penyakit seperti pilek dan batuk. Munculnya keluhan-keluhan ini jelas akan sangat mengganggu aktivitas dan hasil aktivitas kita. Selain itu mood kita juga menjadi tidak menentu hingga terganggunya kebugaran kita. Gangguan batuk atau pilek ini juga dapat membuat kita merasa malas dan tak bergairah dalam beraktivitas. Oleh karena itu dibutuhkan cara yang ampuh untuk melawan batuk atau pilek ini. Salah satu cara yang umum dan aman digunakan untuk melawan gangguan ini memperbaiki pola makan dan mengatur makanan yang dikonsumsi. Jadi Saat Terserang Batuk dan Pilek, Inilah 10 Makanan Penangkal yang membantu mengatasi gangguan ini, diantaranya adalah:

1. Blueberries

Buah blueberries ini memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi sehingga ampuh digunakan untuk melawan penyakit yang menyerang tubuh dan imunitasnya.

2. Kwaci Labu

Kandungan zinc yang kaya pada kwaci, yang berasal dari biji labu ini, merupakan mineral yang baik untuk sistem kekebalan tubuh kita. Berkat kandungan mineral ini maka kwaci ini ternyata juga mampu mengurangi gejala flu. Namun kita harus benar-benar memperhatikan batasan kebutuhannya, yakni pada pria dewasa memerlukan 11 mg/hari dan wanita dewasa membutuhkan 8 mg/hari. Oleh karena itu kita tidak dianjurkan untuk berlebihan dalam mengkonsumsinya agar manfaatnya dapat optimal dan efek sampingnya dapat dieliminir.

3. Brokoli

Sayur berdaun hijau merupakan makanan alkali yang mengandung pH basa serta mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Mineral dan vitamin yang terkandung pada nutrisi brokoli juga dapat membantu tubuh kita melawan penyakit dengan meningkatkan imunitas tubuh.

4. Paprika Merah

Paprika merah memiliki kandungan vitamin C yang besarnya tiga kali lebih banyak dari jeruk. Oleh karena itu pola pikir tentang asupan vitamin C yang besar hanya dapat diperoleh dari citrus harus kita ubah. Dengan terpenuhinya kebutuhan vitamin C tubuh maka ketersediaan anti oksidan tubuh pun akan tercukupi pula. Zat ini yang kemudian akan membentuk imunitas tubuh untuk melawan agen-agen radikal bebas yang menyebabkan gangguan ini sehingga kekebalan itu dapat terbangun secara alamiah dari dalam tubuh.

5. Teh

Seperti yang telah diketahui bahwa teh hijau sangat baik untuk kesehatan kita, karena mengandung anti-oksidan yang tinggi. Sebuah studi yang pernah dilakukan menyebutkan bahwa peminum teh memiliki sel imun yang lebih kuat melawan penyakit daripada peminum kopi.

6. Susu Skim

Susu skim banyak mengandung vitamin D yang sangat diperlukan oleh tubuh kita, terutama dalam kaitannya membangun imunitas tubuh. Ketika tubuh kita mengalami kekurangan vitamin D akan dapat mempengaruhi kerja darah putih dalam melawan penyakit. Akibatnya tentu sudah dapat diduga bahwa darah putih tidak dapat bereaksi secara optimal atau tidak mampu melawan penyakit secara efektif.

7. Yogurt

Yogurt mengandung bakteri yang menguntungkan dan baik untuk tubuh yang disebut probiotik. Bakteri positif ini diketahui mampu menurunkan risiko penyakit gusi serta meningkatkan sistem imun tubuh dan bahkan menurut beberapa penelitian pada beberapa jenis kanker dapat dilawannya.

8. Keju Susu Kambing

Keju produk olahan dari susu kambing ini mengandung zat tembaga yang mampu menjaga sistem kekebalan tubuh kita. Disamping itu, keju susu kambing ini hanya mengandung 76 kalori dan 4 gram lemak jenuh, jadi jauh lebih menguntungkan daripada kandungan pada keju-keju yang lain.

9. Pasta

Karbohidrat dan lemak mengandung nutrisi penting seperti zat besi dan zinc. Kedua zat mineral ini dapat membantu menjaga sistem imun dan memberi energi. Kandungan karbohidrat dan lemak pada pasta ini dapat memenuhi kebutuhan pembangun energi dan imunitas tubuh. Namun yang patut menjaga keprihatinan saat ini adalah banyaknya orang yang melakukan diet dengan tujuan menjaga dan menjauhi karbohidrat atau lemak.

10. Jamur

Jamur telah diketahui dapat menjadi sumber vitamin D yang baik untuk sistem kekebalan tubuh Anda. Dan bahkan sebuah studi yang pernah dilakukan menyebutkan bahwa jamur juga mengandung antiviral dan antibakterial yang mampu melawan agen-agen radikal bebas yang dapat merugikan kesehatan tubuh, dalam hal ini gangguan batuk dan pilek.