Menu

Penyakit Kanker, Kenali, Cegah dan Obati

November 26, 2014 | JadiSehat | 91 Pengunjung

Penyakit Kanker, Kenali, Cegah dan Obati – Tentu Sahabat Informasi Kesehatan telah mengetahui stigma yang umum dan berkembang pada kebanyakan masyarakat kita bahwa penyakit kanker merupakan penyakit yang mengerikan. Hal tersebut memang tidak sepenuhnya salah, namun apabila vonis terhadap penderita penyakit kanker serta diagnosis tentangnya dirasakan sangat menakutkan. Sehinggga stigma yang sebelumnya telah terbangun makin menjadi-jadi dengan kondisi ini. Apalagi kemudian penyakit ini dimitoskan sebagai penyakit kutukan dan parahnya lagi dianggap sebagai penyakit menurun oleh sebagian kalangan masyarakat. Tentunya kondisi ini akan memburuk kondisi mental penderitanya dan bahkan bisa membuat frustasi dan tertekan.

Penyakit Kanker, Kenali, Cegah dan Obati

Penyakit Kanker, Kenali, Cegah dan Obati

Dalam kondisi kejiwaan seperti itu, jangankan untuk mengobati dan mencegah, untuk mengenal lebih jauh tentang penyakit ini saja akan sangat berat untuk dilakukan. Salah satu upaya yang dilakukan hanyalah menyerah pada kehendak nasib dan takdir saja. Hal inilah juga menjadi salah satu fakta yang terjadi pada masyarakat kita terhadap berkembangnya penyakit kanker ini.

Oleh karena itu, upaya untuk mengedukasi masyarakat harus dilakukan baik oleh pemerintah maupun semua elemen masyarakat agar kesadaran masyarakat terhadap suatu penyakit, pengenalan dan pencegahannya dapat tersosialisasikan, khususnya penyakit kanker. Upaya ini perlu dilakukan agar terbangun kesadaran serta kepedulian dalam mendeteksi suatu penyakit, dalam hal ini penyakit kanker, agar masyarakat mampu mengenali, mencegah dan mengobati tanpa ada rasa kekuatiran dan ketakutan yang berlebihan. Dengan demikian penanganannya dapat dilakukan secara dini dan peluang kesembuhannya akan jauh lebih besar.

Oleh karena itu pola pikir – pola pikir masyarakat yang bersifat destruktif bagi penanganan penyakit kanker yang harus diubah antara lain:

  1. Mendorong masyarakat agar lebih terbuka dan lebih peduli terhada penyakit kanker dengan memberikan pemahaman bahwa penyakit ini bukan penyakit menurun, menular dan kutukan serta siapapun dapat mengidapnya. Pemahaman tentang pencegahan, deteksi dini dan pengobatan menjadi issue utama yang harus diberikan agar dapat membuka wawasan dan dialog yang lebih luas dengan masyarakat sekitarnya. Target yang hendak dicapai adalah ikhwal tentang kanker bukan menjadi hal yang tabu dan menakutkan lagi untuk dibicarakan. Dengan demikian diharapkan akan mengikis diskriminasi dan stigma yang merugikan bagi penderita kanker yang masih mengalaminya. Tujuan akhirnya adalah terbangun sistim pencegahan dini penyakit kanker diantara komunitas masyarakat itu sendiri karena orang-orang di lingkungan sekitarnya mempunyai pemahaman terhadap penyakit tersebut.
  2. Seiring meningkatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi maka terus bertambah pula jenis kanker yang bisa dikenali secara dini. Oleh karenanya adanya anggapan bahwa kanker tidak memiliki tanda dan gejala adalah tidak benar. Demikian juga adanya anggapan kanker merupakan suatu penyakit yang tidak memiliki tanda atau gejala karena abstrak adalah sepenuhnya tidak benar. Karena hampir semua kanker sebenarnya memiliki tanda dan gejala awal yang khas, yang bisa diketahui penderitanya, dengan keterbukaan pada lingkungannya akan dapat mendorong dan memotivasi penderitanya untuk melakukan pemeriksaan sebagai bentuk sistim deteksi dini kanker, meski kita tahu bahwa penyakit ini memang memiliki proses perjalanan penyakit yang panjang.
  3. Yang harus dicamkan dengan sungguh-sungguh serta menjadi sugesti positif tiap individu adalah penyakit kanker dapat dicegah dan dikelola dengan baik mulai dari level individu, komunitas, serta pemerintah. Dengan upaya maksimal kanker tentu bisa ditangani dengan baik. Sehingga vonis kanker tidak serta merta menjadi hukuman mati bagi para penderitanya yang hanya bisa menyerah dan pasrah, karena masih ada upaya maksimal yang bisa dilakukan untuk memerangi penyakit kanker ini.
  4. Sesungguhnya setiap orang berhak dan sejajar dalam upaya pengobatan kanker. Ketakutan dan sikap menyerah karena merasa tidak punya hak untuk perawatan kanker harus dihilangkan dari penderita kanker agar upaya pengobatan dapat dimaksimalkan demi kesehatan pasien. Upaya maksimal tentu berdampak positif bagi penderita. Sebab penderita tidak boleh terjerembab kepada janji-janji pengobatan sembarangan yang hanya manis di bibir dan menguras kantong, tanpa tahu efek samping maupun kualitas pengobatannya.
tags:

Related For Penyakit Kanker, Kenali, Cegah dan Obati