Menu

Pengobatan Kanker Ovarium dengan Kemoterapi

September 3, 2016 | Kanker, Organ Kewanitaan, Penyakit Dalam | 212 Pengunjung

Pengobatan Kanker Ovarium dengan Kemoterapi- Kemo atau kemoterapi ini merupakan sejenis pengobatan yang biasanya dilakukan untuk mengobati penyakit kanker. Dan paling sering kemoterapi ini adalah pengobatan sistemik, obat yang telah diberikan dengan cara memasuki aliran darah dan nantinya akan mencapai semua bagian tubuh. Kemoterapi sistemik bisa berguna untuk penyakit kanker yang sudah menyebar. Sebagian besar wanita, kemoterapi sistemik ini akan menggunakan beberapa obat-obatan yang akan disuntikan dalam vena, atau pun diberikan secara langsung melalui mulut. Untuk beberapa kasus penyakit kanker ovarium, kemoterapi tersebut juga bisa disuntikan melalui kateter atau tabung tipis langsung dalam rongga perut. Hal ini biasanya disebut dengan intraperitoneal kemoterapi. Obat yang akan diberikan dengan cara ini juga akan diserap dalam aliran darah, sehingga kemoterapi intraperitoneal tersebut juga menjadi jenis kemoterapi sistemik. Hal ini akan kami bahas secara rinci pada ulasan berikut ini.

Pengobatan Kanker Ovarium dengan Kemoterapi

Pengobatan kanker ovarium epitel dengan kemoterapi

Kemoterapi untuk kanker ovarium yang biasa digunakan adalah kombinasi dari 2 atau pun lebih obat diberikan IV disetiap 3 hingga 4 minggu. Yang mana, pemberian kombinasi obat ini tak hanya  1 macam obat saja sepertinya lebih efektif di dalam proses pengobatan awal kanker ovarium. Selain hal itu, pendekatan standar merupakan kombinasi dari senyawa platinum, seperti halnya cisplatin atau pun carboplatin serta taxane, seperti halnya pacitaxel atau pun docetaxel. Untuk IV kemoterapi, dokter biasanya mendukung carboplatin lebih cisplatin, sebab mempunyai efek samping yang lebih sedikit dan juga sama efektif.

Kursus khas kemoterapi untuk jenis penyakit kanker ovarium epitel ini biasanya akan melibatkan 3 hingga 6 siklus. Dimana sebuah siklus merupakan jadwal dosis biasa obat, yang nantinya akan diikuti dengan periode istirahat. Obat yang berbeda tentunya memiliki berbagai siklus. Dokter Anda pun aka membiarkan Anda tahu apa jadwal yang akan direncanakan untuk kemoterapi Anda. Selain itu, kanker ovarium epite ini seringkali menyusut atau bahkan sepertinya pergi dengan kemoterapi, namun sel kanker tersebut pada akhirnya akan mulai tumbuh kembali. Bila kemoterapi pertama sepertinya bekerja dengan sangat baik, dan kanker juga tidak tumbuh untuk waktu yang cukup lama, minimal 6 hingga 12 bulan, maka dapat diobati dengan siklus tambahan dari kemoterapi yang sama digunakan pertama kalinya.

Baca Juga :   Penyebab Penyakit Ambeien dan Cara Mengobatinya

Dalam beberapa kasus, obat yang berbeda juga bisa digunakan. Obat kemoterapi untuk membunuh sel kanker, akan tetapi juga bisa merusak beberapa sel normal. Oleh sebab itulah, dokter nantinya akan sangat berhati-hati untuk dapat menghindari atau pun setidaknya bisa meminimalkan efek samping yang tergantung pada jeni obat yang akan digunakan, jumlah yang diambil, dan juga lamanya pengobatan yang diberikan.

Demikianlah tadi sekilas informasi tentang pengobatan kanker ovarium dengan kemoterapi yang bisa kami bagikan. Semoga bermanfaat.

Related For Pengobatan Kanker Ovarium dengan Kemoterapi