Menu

Mewaspadai Kandungan Gula Dibalik Konsumsi Makanan Sehat Kita

November 11, 2016 | Diabetes, Makanan Sehat | 392 Pengunjung

Mewaspadai kandungan gula dibalik konsumsi makanan sehat kita – Mungkin sering kita jumpai makanan ataupun camilan yang dijual di pasar, super market atau swalayan kita yang menyebutkan dalam label kemasan makanan mereka bahwa produk makanan tersebut sugar free. Benarkah makanan-makanan tersebut, yang kebanyakan kita temui sebagai makanan sehat itu, bebas dari kandungan gula? Jika tidak, bagaimana kita menyikapi dan menyiasatinya agar tubuh kita tetap sehat?

Sebaiknya saat kita menjumpai makanan maupun camilan sehat atau healthy snack, ataupun sugar free yang disebutkan dalam label kemasan makanan-makanan tersebut sebaiknya kita tidak mudah percaya begitu saja. Ini artinya kita tidak boleh terburu-buru over reaktif dengan memilih dan mengkonsumsinya karena sedikit ataupun banyak, makanan sehat jenis ini pasti mengandung gula. Yup, kita sebaiknya tetap mewaspadai kandungan gula dibalik konsumsi makanan sehat kita.

Mewaspadai Kandungan Gula Dibalik Konsumsi Makanan Sehat Kita

Mewaspadai Kandungan Gula Dibalik Konsumsi Makanan Sehat Kita

Produk makanan atau camilan yang berlabel sugar free ini sebenarnya mengandung gula tambahan untuk membuatnya lebih lezat. Nah, penambahan gula pada produk pangan ini sebenarnya cenderung memiliki serat yang rendah. Muaranya tentu akan sangat berdampak bagi tubuh kita atau bagi siapa pun yang mengkonsumsinya. Dan ini mungkin belum disadari oleh setiap orang karena mungkin juga belum semua orang mengetahuinya.

Produk camilan atau makanan sehat yang berlabel healthy food karena sugar free ternyata juga tidak hanya dijumpai pada makanan atau camilan dewasa saja. Namun, kita banyak menjumpainya pada makanan dan camilan anak-anak. Makananan dan camilan ini juga sebenarnya mengandung gula, namun diberi label makanan sehat. Dan bahkan sebenarnya kandungan gulanya lebih tinggi daripada makanan dan camilan dewasa.

Baca Juga :   Panduan Baru Makanan Sehat Untuk Kita, Bagian Pertama

Untuk mendukung penjelasan ini, kita bisa menjumpai dan mencontohkan jenis makanan ‘sehat’ yaitu yoghurt. Pada yoghurt untuk orang dewasa memiliki kandungan 4 gram gula per sajian. Berbeda dengan kandungan yoghurt yang dikonsumsi bagi anak-anak didapatkan data bahwa kandungan gula yang dimiliki sebesar 10 gram gula per sajian. Ini artinya kandungan gula per sajian pada anak-anak lebih tinggi 150% daripada orang dewasa. Hal ini jelas akan membawa pengaruh buruk bagi kesehatan anak-anak di kemudian hari. Selain yoghurt, kandungan gula tambahan juga dijumpai pada makanan fruit chew, sereal dan granola bar.

Oleh karena itu, Sahabat JadiSehat harus benar-benar teliti sebelum membeli makanan yang berlabel healthy food maupun free sugar ini. Ketelitian kita ini sangat diperlukan untuk mendapatkan komposisi yang tepat serta Angka Kandungan Gizi yang disajikan dalam camilan ataupun makanan ini. Kedua indikator tersebut dapat kita jadikan pegangan apakah sebuah produk tersebut layak kita konsumsi dan benar bagus bagi kesehatan kita sekeluarga ataukah tidak. Karena indikator tersebut menjadi penunjuk bagi kita apakah suatu produk itu menggunakan gula ataukah tidak.

Nah, apabila pada saat kita check Angka Kandungan Gizi telah tersaji data kandungan gula, sebaiknya kita check pula apakah komposisinya terdapat penggunaan gula. Jika dalam komposisi tersebut tidak terdapat penggunaan gula, maka itu berarti produk tersebut bebas dari gula tambahan. Langkah preventif ini perlu dilakukan sebagai bentuk upaya kehati-hatian kita dalam mewaspadai kandungan gula dibalik konsumsi makanan sehat kita.

Related For Mewaspadai Kandungan Gula Dibalik Konsumsi Makanan Sehat Kita