Mengenal Kurap, Penyakit Kulit Yang Menjengkelkan

Mengenal Kurap, Penyakit Kulit Yang Menjengkelkan

Mengenal Kurap, Penyakit Kulit Yang Menjengkelkan – Pernahkah diantara Sahabat Informasi Kesehatan mengalami ketika sedang asyik berkumpul dengan sahabat atau kerabat, atau bahkan sedang bersosialisasi dengan para kolega merasakan gatal yang terasa sangat ingin digaruk? Bahkan, ketika kita sudah menggaruknya pun rasa gatal itu masih tetap hinggap disitu dan tetap ingin terus menggaruknya, pernahkah? Alhasil, tentu saja akan membuat rasa percaya diri kita pudar dan bahkan malu.

Mengenal Kurap, Penyakit Kulit Yang Menjengkelkan
Mengenal Kurap, Penyakit Kulit Yang Menjengkelkan

Nah bila begitu keadaannya, bisa jadi kita terkena penyakit kulit akibat terinfeksi jamur. Penyakit kulit ini disebut kurap atau dalam bahasa Latin dikenal sebagai Tinea Corporis. Penyakit akibat infeksi jamur ini bukan saja bisa menjangkiti kulit manusia, namun juga hewan seperti anjing, kucing, sapi, kambing ataupun domba. Oleh karena itu setelah kita merasakan akibatnya dan sebelum berpikir untuk mengobati penyakit ini, ada baiknya apabila kita Mengenal Kurap, Penyakit Kulit Yang Menjengkelkan baik dari sisi penyebab maupun gejalanya, sehingga solusi yang kita dapatkan bisa mengatasi penyakit ini secara komprehensif.

Dermatofit merupakan parasit yang dikenal sebagai penyebab kurap, yang memangsa keratin, yaitu materi yang terdapat pada lapisan terluar kulit. Kontak langsung dengan manusia atau hewan dan bahkan benda mati yang terinfeksi serta terkena jamur menjadi media terbaik penularan kurap. Pada orang yang suka berolahraga serta kurang menjaga kebersihan sangat rentan tertular infeksi jamur dan terkena kurap atau penyakit kulit lainnya.

Berdasarkan area tubuh yang dipengaruhi kurap, maka dikenal 8 jenis kurap (tinea), yaitu: barbae mempengaruhi wajah dan leher, capitis mempengaruhi kulit kepala, corporis mempengaruhi semua area tubuh, cruris terjadi di daerah selangkangan, faciei mempengaruhi wajah tetapi tidak daerah jenggot, manus mempengaruhi tangan, pedis mempengaruhi kaki, dan unquium mempengaruhi kuku tangan dan kuku kaki.

Ruam yang kadang-kadang mengelupas, retak, gatal, dan merah menjadi gejala terinfeksi kurap. Pada area kaki, gejala yang bisa dikenali terjadinya ruam berbentuk seperti lecet.

Di tubuh seperti pada area dada, perut, lengan, kaki, atau punggung, gejala kurap yang dijumpai berupa ruam dengan tepi yang berwarna merah dan bersisik atau lembap. Ruam ini mungkin juga memiliki benjolan kecil yang terlihat seperti melepuh. Penampilan yang berbentuk cincin, atau sekelompok benjolan merah nampak jelas pada pusat ruam.

Gejala kurap di wajah seperti di wajah, telinga, atau keduanya, akan terasa sangat gatal ketika berada di bawah sinar matahari.
Kemudian terlihat terdapat perbedaan di kulit yang terinfeksi dengan kulit yang lain.

Pada gejala kurap di area selangkangan yakni pangkal paha, lipatan kulit, paha bagian dalam, atau bokong, terdapat ruam dengan tepi yang sangat berbeda dan mungkin bersisik atau memiliki benjolan yang terlihat seperti melepuh.

Pada gejala kurap yang terjadi di tangan dan telapak tangan yang umumnya sering dikira eksim, memiliki bentuk ruam menebal, kering, dan bersisik. Pada kulit diantara jari-jari akan terasa lembap dan memiliki luka yang terbuka. Sedangkan ada bagian belakang tangan yang berwarna merah dan bersisik, memiliki benjolan dengan tepi yang terlihat seperti melepuh.

Demikian uraian singkat tentang kurap, pada kesempatan lain akan kita uraikan tentang pengobatan kurap secara alami.