Menu

Mengatasi Nyeri Otot Setelah Perjalanan Mudik

Juli 27, 2014 | Tips Mudik | 2.339 Pengunjung

Mengatasi Nyeri Otot Setelah Perjalanan Mudik – Setelah berjuang dengan susah payah di tengah kemacetan berkendara dan capeknya menempuh perjalanan jauh, kiranya telah terbayar lunas semua pengorbanan itu dengan bertemu orangtua, sanak kerabat, dan handai taulan untuk berhari raya dan bersilaturahmi. Namun ketika masa-masa itu telah selesai dan mengharuskan kita kembali ke rumah kita sendiri serta kembali ke aktivitas dan kesibukan normal kita, maka kembali kita harus menempuh jarak ratusan kilometer lagi dengan susah payah dan penuh resiko yang mungkin saja bisa mengancam jiwa dan nyawanya.

Mengatasi Nyeri Otot Setelah Perjalanan Mudik

Mengatasi Nyeri Otot Setelah Perjalanan Mudik

Tentu saja dalam suasana pulang-pergi mudik tersebut berpotensi membuat otot menegang yang kerap sekali berujung pada timbulnya nyeri otot alias myalgia. Mungkin diantara para Sahabat Informasi Kesehatan pernah mengalami hal tersebut yang tentu saja sangat menjengkelkan bukan? Bagi sopir, nyeri atau pegal di otot kaki bisa terjadi karena harus bolak-balik menginjak pedal gas, rem, atau kopling. Sementara itu, bagi penumpang, nyeri bisa muncul di leher atau punggung lantaran tidurnya tak senyaman di rumah. Untuk para pemudik bersepeda motor, nyeri bisa menyerang di punggung atau leher karena sekian jam mereka harus duduk di atas sadel dengan mata menteleng agar motor tidak meleng.

Berdasar data Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, myalgia termasuk tiga besar penyakit yang dialami pemudik, selain infeksi saluran pernapasan akut. Myalgia atau nyeri otot, biasanya timbul karena akumulasi asam laktat, yaitu salah satu senyawa kimia penting dalam proses biokimia tubuh. Akumulasi bisa terjadi karena seseorang melakukan gerakan yang sama berulang-ulang, seperti menginjak pedal rem, kopling, dan gas lantaran terjebak macet. Penumpukan asam laktat juga bisa terjadi karena seseorang berada pada posisi yang sama dalam jangka waktu lama, misalnya duduk terus-menerus. Oleh karenanya akumulasi asam laktat ini bisa menimbulkan rasa nyeri dan perlu dieliminasi dengan baik.

Untuk Mengatasi Nyeri Otot Setelah Perjalanan Mudik bisa dilakukan eliminasi asam laktat dengan berbagai cara, yaitu:

1. Salah satunya melakukan peregangan pada waktu tertentu. Misalnya, setelah dua jam perjalanan, hentikan kendaraan, lalu berjalan berkeliling di lokasi itu, regangkan kaki ke bawah, atas, kanan, dan kiri. Paha, lutut, dan pinggang juga mesti diregangkan. Aktivitas peregangan ini perlu dilakukan baik oleh pengemudi maupun penumpang yang selama perjalanan hanya duduk atau tertidur. Jika sudah sampai di tujuan, hendaklah berbaringlah di lantai, tangan diangkat ke atas kepala, dan kaki dijulurkan. Lakukan hal itu 5-10 menit. Aktivitas ini akan membuat tubuh rileks setelah berjam-jam hanya duduk dan banyak sendi terlipat sehingga peredaran darah tidak lancar. Beres berbaring, mandilah dengan air hangat agar peredaran darah semakin lancar dan otot kian rileks. Dengan serangkaian upaya itu, myalgia tidak berkepanjangan dan tidur bisa lebih nyaman.

2. Pada kondisi nyeri otot biasa, pemijatan boleh dilakukan. Sebab, pemijatan juga bisa membantu peregangan otot karena nyeri otot biasa perlu mendapat tekanan. Namun pada kondisi nyeri tertentu tidak boleh dilakukan pemijatan. Kondisi itu antara lain nyeri yang diikuti dengan peradangan, pembengkakan (tumor), warna kulit kemerahan (rubor), permukaan kulit terasa panas saat dipegang (calor), rasa nyeri (dolor), atau penurunan fungsi (fungsiolesa), seperti nyeri sampai tak bisa menunduk atau mengambil barang.

3. Penggunaan obat topikal, yakni obat yang penggunaannya di lokasi yang nyeri (lokal), seperti koyo, obat gosok (liniment), dan obat usap (krim atau salep). Bila obat ini belum membantu, barulah obat-obatan penghilang nyeri (analgesik) yang diminum menjadi pilihan, seperti yang mengandung parasetamol atau asam mefenamat.

4. Jika dalam tiga hari pengobatan sejak penggunaan obat topikal rasa nyeri otot tak kunjung reda, maka penderita harus berobat ke dokter. Karena bisa jadi myalgia itu bukan myalgia biasa, melainkan karena cedera atau hal-hal lain, sehingga diperlukan diagnose lebih lanjut untuk mencari penyebab dan pengobatan oleh dokter.

tags: ,

Related For Mengatasi Nyeri Otot Setelah Perjalanan Mudik