Menu

Kelainan pada Plasenta

Mei 27, 2014 | Plasenta | 1.785 Pengunjung

Kelainan pada Plasenta – Setelah pada artikel sebelumnya Sahabat berkatsehat.com telah Memahami Fungsi Plasenta pada Masa Kehamilan, kali ini kita akan mengulas tentang kelainan yang bisa timbul pada plasenta. Uraian artikel ini dimaksudkan agar kita dapat lebih waspada dan berhati-hati selama masa kehamilan dan saat proses persalinan kelak.

Kelainan pada Plasenta

Kelainan pada Plasenta

Macam-Macam Kelainan pada Plasenta

Kelainan pada Plasenta jelas akan sangat mengganggu bukan saja selama masa kehamilan tetapi juga pada saat persalinan. Beberapa kelainan pada plasenta yang dapat diidentifikasi diuraikan sebagai berikut :

1. Plasenta Akreta

Pada kelainan ini, jaringan plasenta melekat terlalu erat hingga ke dalam dinding rahim sehingga tidak dapat dipisahkan. Secara pasti belum diketahui penyebab terjadinya kelainan ini. Jumlah kasusnya meningkat pada ibu yang pernah melakukan persalinan secara Caesar, atau memiliki riwayat kelainan plasenta previa. Kelainan ini mengharuskan ibu hamil melakukan persalinan dengan operasi Caesar sekaligus dilakukan penggangkatan rahim berikut plasentanya.

2. Plasenta Solusio

Kelainan ini terjadi karena plasenta lepas dari dinding rahim. Umumnya kelainan ini disebabkan oleh terjadinya trauma atau benturan. Sebagai akibatnya ibu mengalami kelainan pembekuan darah atau pertumbuhan plasentanya menjadi tidak normal (abnormal). Apabila telah terjadi pelepasan plasenta pada dinding rahim, maka jalan satu-satunya adalah janin harus segera dilahirkan.

3. Plasenta Previa

Pada kelainan plasenta previa ini, kondisi plasenta menempel pada bagian terbawah rahim sehingga menghalangi mulut rahim. Menempelnya plasenta ini bisa terjadi di samping mulut rahim (marginal), menutup sebagian mulut rahim atau parsial dan menutup seluruhnya jalan lahir atau yang disebut totalis. Gejala yang biasanya terjadi adalah pendarahan berulang serta sering diikuti dengan kram. Pendarahan ini biasanya terjadi pada trimester dua akhir dan trimester tiga masa kehamilan.

Baca Juga :   Jenis Iritasi Kulit Dermatitis

4. Plasenta Insufisiensi

Kelainan ini timbul apabila fungsi transport nutrisi dari sang ibu kepada janinnya tidak berjalan dengan baik atau terganggu. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh ibu hami yang merokok, penderita diabetes kronis atau ibu hamil dengan kelainan ginjal. Akibat dari kelainan ini adalah ukuran janin lebih kecil dari normal karena terganggunya asupan makan tersebut.

Semoga dengan uraian ini akan membuat ibu hamil akan makin rajin memperhatikan dengan seksama perkembangan kehamilannya dengan jalan mengunjungi dokter kandungan dan bidan terdekat. Karena dengan rutinitas memeriksakan diri tersebut akan membuat progress tumbuh kembang janin selama masa kehamilan akan terpantau dengan cermat, begitu juga halnya apabila terjadi kelainan. Mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi kesehatan ibu hamil dengan janin yang sehat pula. Semoga Artikel ini bermanfaat bagi semua pembaca setia blog berkatsehat.com.

Related For Kelainan pada Plasenta