Menu

Jenis Iritasi Kulit Dermatitis

Maret 25, 2014 | Kesehatan Kulit | 295 Pengunjung

Jenis Iritasi Kulit Dermatitis – Setelah kita uraikan panjang lebar tentang apa dan bagaimana iritasi kulit yang mengakibat kulit terpapar merah, bengkak, dan sakit hingga pada kondisi tertentu menjadi melepuh, sebagaimana artikel kami sebelumnya dalam blog JadiSehat.com. Baiklah sekedar untuk menyegarkan ingatan kita tentang apakah itu iritasi kulit atau dermatitis adalah merupakan suatu kondisi medis tertentu yang terjadi peradangan kulit sebagai akibat yang dihasilkan dari iritasi langsung pada kulit oleh agen eksternal atau biasanya dari reaksi alergi sehingga pada luasan tertentu seperti bercak-bercak yang berwarna merah, bengkak, dan sakit, kadang-kadang juga disertai dengan kulit yang melepuh kecil.

Jenis Iritasi Kulit Dermatitis

Jenis Iritasi Kulit Dermatitis

Penyebab Iritasi Kulit Dermatitis

Sahabat JadiSehat.com yang tercinta, kadang-kadang peradangan kulit terjadi dikarenakan oleh hal sepele yang biasanya menjadi kegiatan rutin yang kita lakukan dimana pada saat tertentu tersebut sedang terjadi hipersensitif pada kulit kita ketika terjadi kontak fisik antara kulit dengan agen eksternal. Sebuah contoh kecil dapat disampaikan disini adalah bahwa ketika kita mencukur bulu tubuh kemungkinan timbulnya iritasi kulit sangat mungkin terjadi, mengapa demikian? Hal ini terjadi karena pada saat proses pencukuran tersebut, kita tidak pernah memperhatikan atau bahkan mengabaikan kondisi kulit kita yang kering, sehingga akibatnya pada saat itu terjadi gesekan antara agen eksternal iritan terhadap minyak alami rambut/kulit, yang berakibat terjadinya peradangan pada kulit. Oleh karenanya ada baiknya jika saat kita  ingin bercukur hal yang harus kita lakukan adalah membasahi dengan air dan sabun, ataupun proses pencukuran bisa dilakukan setelah mandi. Hal tersebut perlu dilakukan untuk membuat kulit dan rambut yang dicukur terasa lebih lembut dan lentur sehingga proses pencukuran menjadi lebih mudah guna meminimalisir terjadinya iritasi karena efek gesekan yang terjadi telah diperkecil atau dieliminir.

Baca Juga :   Tips Menjaga Kesehatan Kulit Yang Terbakar Matahari Secara Alami

Untuk daerah-daerah sub tropis dimana perbedaan cuaca dingin dan panas sangat ekstrim, maka pola dan cara fashion kita juga sangat menentukan dan berguna untuk membantu mengeliminir terjadinya peradangan/iritasi kulit. Penggunaan pakaian yang longgar, berlengan, dan menutupi bagian tubuh lain seperti leher, serta pemakaian topi dapat dipergunakan untuk menyiasati terjadinya dermatitis. Sedang pada cuaca dingin dapat disarankan disini untuk menggunakan penutup bibir berupa scarf, masker dan topi serta bahkan menggunakan lip balm dengan kandungan SPF 15 untuk mencegah terjadinya bibir pecah-pecah kering. Adapun penggunaan pakaian dalam yang berlapis bisa dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya keringat yang berlebihan serta overheating yang dapat memicu terjadinya iritasi pada kulit.

Jenis Iritasi Kulit Dermatitis

Untuk lebih memperjelas dan memahami peradangan kulit maka dapat diuraikan beberapa Jenis Iritasi Kulit Dermatitis yang berbeda, yang diperjelas dengan gambaran yang timbul sebagai akibat kontak dari agen penyebab atau mekanisme selular yang bertanggung jawab atas terjadinya ruam pada kulit. Jenis dermatitis dapat dibedakan menjadi sebagai berikut:

1. Dermatitis kontak iritan yaitu dermatitis yang paparannya timbul akibat iritasi kimia atau deterjen.

2. Dermatitis kontak alergi yaitu dermatitis yang terjadi akibat dari sebuah reaksi hipersensitivitas tertunda melibatkan alergen dan antibodi.

3. Dermatitis Stasis adalah dermatitis yang terjadi pada pergelangan kaki dan kaki bagian bawah orang dengan insufisiensi vena.

4. Dermatitis Atopic yaitu suatu bentuk alergi di mana reaksi hipersensitivitas seperti eksim atau asma dapat terjadi di bagian tubuh tidak bersentuhan dengan alergen dan alergi ini bertipe reaksi yang disertai dengan demam, asma, dan kulit sangat kering.

5. Dermatitis Autosensitization atau dermatitis reaksi Id adalah sebuah dermatitis yang menimbulkan ruam gatal yang terjadi sebagai respon terhadap inflamasi proses intens di tempat lain pada tubuh, hal ini bisa timbul terutama sebagai akibat terjadinya infeksi jamur.

Baca Juga :   Cegah Penuaan Kulit Sejak Dini dengan 6 Langkah Alami Ini

6. Dermatitis Lichen simpleks kronik yakni sebuah dermatitis yang memungkinkan timbulnya ruam yang disebabkan oleh garukan jangka panjang pada daerah penghasil kulit yang menebal.

7. Dermatitis popok adalah merupakan jenis dermatitis iritan yang disebabkan oleh paparan panjang kulit karena penggunaan popok basah atau diaper.

8. Dermatitis Dyshidrotic atau pompholyx yaitu suatu jenis dermatitis pada tangan atau kaki yang ditandai dengan kemerahan, timbul bercak-bercak pada ukuran tertentu, dan bahkan terjadi lecet yang mendalam.

9. Dermatitis Nummular yakni paparan dermatitis berupa bercak/ruam berbentuk koin yang terjadi di manapun pada tubuh dalam kaitannya dengan kulit kering.

10 Dermatitis seboroik atau cradle cap merupakan dermatitis yang paparannya berwarna kuning, bersisik serta berminyak seperti ketombe pada daerah kulit kepala dan rambut dan biasanya paparannya terjadi di wilayah bantalan kepala, leher, dan dada bagian atas.

Demikian gambaran umum dari jenis iritasi kulit dermatitis yang bisa diketahui melalui gambaran ruam yang ditimbulkan sebagai akibat terjadinya kontak mekanisme selular (agen penyebab) pada kulit. Semoga deskripsi diatas dapat bermanfaat bagi sahabat JadiSehat.com, dan apabila ada kesempatan yang memungkinkan akan kita uraikan lebih lanjut tentang masing-masing jenis dermatitis tersebut.

Related For Jenis Iritasi Kulit Dermatitis