Iritasi Kulit, Kadang Diremehkan Namun Sangat Mengganggu

Iritasi Kulit, Kadang Diremehkan Namun Sangat Mengganggu

Iritasi Kulit – Selamat bersua kembali sahabat JadiSehat.com, semoga kita senantiasa dilimpahi anugerah kesehatan dan dijauhkan dari segala macam rupa penyakit dengan tanpa jemu-jemu menjaga pola hidup dan lingkungan sekitar kita. Pada kesempatan kali ini, akan diulas mengenai iritasi pada kulit yang keberadaannya sering diremehkan namun pada kenyataannya sangat mengganggu sekali.

Dermititis yang secara sederhana disebut radang kulit, atau lebih kita kenal sebagai iritasi kulit, adalah merupakan suatu kondisi medis dimana kulit menjadi merah, bengkak, dan sakit, kadang-kadang dengan disertai kulit yang melepuh kecil, yang dihasilkan dari iritasi langsung pada kulit oleh agen eksternal atau biasanya sebagai akibat dari reaksi alergi.

Iritasi Kulit, Kadang Diremehkan Namun Sangat Mengganggu
Iritasi Kulit

Iritasi kulit yang mengganggu ini terjadi ketika kulit terjadi kontak dengan zat yang bertindak sebagai iritan. Menurut beberapa penelitian yang telah mengidentifikasi lebih dari 2800 zat sebagai penyebab timbulnya iritasi, dan bahkan hampir semua zat dalam situasi yang tertentu dan tepat dapat bertindak sebagai iritan.

Kebanyakan orang berpikir dan menganggap bahwa radang kulit sebagai padan kata atau dipersamakan dengan eksim, namun hal ini sebenarnya tidak sepenuhnya benar. Karena hampir setiap ruam yang timbul akibat iritasi pada kulit sebagaimana definisi diatas, dapat dianggap dan termasuk dalam kelompok dermatitis; termasuk di dalamnya adalah kanker kulit, psoriasis yakni suatu penyakit kulit yang ditandai dengan warna merah, gatal, bersisik belang-belang dan seborrhea atau kondisi medis sebagai akibat dari debit yang berlebihan dari sebum atau sekresi berminyak dari kelenjar sebaceous yaitu kelenjar yang berkaitan dengan minyak atau lemak. Oleh karenanya jangan pernah menganggap remeh terjadinya peradangan kulit ini.

Sahabat berkatsehat.com, sebagai suatu peradangan yang terjadi pada kulit, maka akan tampak ruam dermatitis yang terasa gatal dan memerah yang berbentuk bercak-bercak dengan besaran yang berbeda-beda. Tampilan  yang lebih spesifik pada ruam yang terjadi bergantung pada lama tidaknya terjadinya peradangan, bahkan pada dermatitis akut peradangan kulit mengakibatkan kulit melepuh, sedangkan pada dermatitis subakut telah terjadi bercak-bercak dan pengerasan kulit.

Secara umum dermatitis dapat didiagnosis secara klinis, yaitu diagnosis yang didasarkan pada sejarah dan kemunculan ruam pada kulit. Jika pengujian memungkinkan untuk dilakukan maka dapat diketahui secara tepat jenis dermatitis yang terpapar pada kulit yang meradang melalui penggambaran yang terjadi, namun demikian kadang-kadang juga menemui kesulitan untuk membedakan antara jenis dermatitis. Mengapa hal ini  bisa terjadi? Hal ini disebabkan karena ada sangat sedikit tes yang dilakukan yang membantu memperjelas jenis dermatitis. Beberapa contoh tes yang dilakukan dapat membantu membedakan apakah suatu kulit terkena iritasi, ataukah terpapar oleh infeksi jamur dengan cara melakukan tes kulit untuk kontak atau dermatitis atopik atau tes KOH mengidentifikasi infeksi jamur, sehingga dapat diketahui jenisnya untuk dapat dilakukan langkah-langkah pengobatannya.

Cara Menangani Gejala Iritasi Kulit

Namun apabila jenis dermatitis yang tepat tidak dapat diketahui, maka beberapa langkah ataupun upaya yang dapat diambil untuk menangani gejala yang ditimbulkan yakni melalui :

1. Menjaga kulit selembab mungkin, terutama seperti pada kulit kering yang menjadikan sebab retakan di lapisan luar dengan tujuan untuk menghambat fungsi sawar kulit.

2. Sedapat mungkin mengurangi intensitas penggarukan, serta mengurangi rasa gatal dengan menggunakan obat topikal atau antihistamin sebagaimana aturan pakai yang telah ditetapkan.

3. Menghindari iritasi dan pengeringan kulit yang berlebihan, terutama yang diakibatkan oleh penggunaan zat tertentu seperti parfum atau deterjen yang keras sifat kimiawinya.

4. Mengobati ruam lain, terutama infeksi yang diakibatkan oleh jamur, meskipun mereka mungkin tidak tampak terkait namun apabila keduanya saling mempengaruhi tentu akan membutuhkan lebih banyak perhatian serta penanganan yang lebih serius.

Demikian sekilas uraian tentang dermatitis, semoga dapat memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan bagi kita semua. Tentang jenis-jenis maupun pendalaman tentang jenis-jenis dermatitis atau iritasi kulit akan uraikan pada kesempatan dan artikel-artikel yang lain. Yang patut kita ingat bahwa sekecil apapun ruam yang ditimbulkan oleh iritasi kulit, jangan pernah untuk diremehkan, karena hal tersebut akan sangat mengganggu pada aktivitas keseharian kita. Jaga selalu pola hidup dan lingkungan sekitar kita dengan pola dan gaya hidup yang bersih serta sehat. Dan jangan lupa, temukan Tips Melangsingkan Badan Secara Alami.