Menu

Inilah 3 Hal Yang Mempengaruhi Kandungan Oksigen Dalam Air Minum

Januari 15, 2016 | JadiSehat | 1.402 Pengunjung

Inilah 3 Hal Yang Mempengaruhi Kandungan Oksigen Dalam Air Minum – Pasti Sahabat Informasi Kesehatan telah mengetahui bahwa manusia normal wajib mengkonsumsi air putih sebagai air kesehatan minimal 2 liter sehari atau setara dengan 8 gelas sehari. Namun demikian, ukuran ini tidak berlaku pada mereka yang memiliki hobi merokok. Karena perokok ini harus mengkonsumsi air putih terutama air minum oksigen atau lebih dikenal dengan oxy water lebih dari 2 liter perhari.

Inilah 3 Hal Yang Mempengaruhi Kandungan Oksigen Dalam Air Minum

Inilah 3 Hal Yang Mempengaruhi Kandungan Oksigen Dalam Air Minum

Mengapa demikian? Karena kebutuhan air beroksigen pada perokok jauh lebih besar untuk tubuh beradaptasi mengimbangi aktivitas merokoknya. Oleh karena itu kebutuhan air beroksigen sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh, misalnya air seni, keringat, pernapasan dan sekresi yang lebih tinggi karena penyeimbangan diri dari tubuh tersebut.

Kebutuhan air beroksigen yang menguntungkan bagi tubuh ini berasal dari terlarutnya oksigen di dalam air. Molekul-molekul oksigen menempati ruang di antara molekul air. Kandungan oksigen di dalam air dipengaruhi berbagai faktor seperti tekanan, suhu dan jumlah zat yang terlarut di dalam air. Jadi untuk lebih jelasnya, Inilah 3 Hal Yang Mempengaruhi Kandungan Oksigen Dalam Air Minum, yaitu :

1. Apabila kita meminum air dingin akan terasa lebih segar. Hal ini dapat terjadi karena semakin rendah suhu air, maka kandungan oksigen yang terdapat di dalam air tersebut akan semakin besar.

2. Molekul oksigen akan lebih banyak masuk ke dalam ruang di antara molekul air dapat terjadi akibat adanya tekanan yang besar yang bersifat memaksa.

3.Air yang murni akan memungkinkan oksigen terlarut lebih banyak di dalamnya. Itulah sebabnya kemurnian air juga mempengaruhi kelarutan oksigen.

Secara umum kandungan oksigen dalam air sebesar 4-6 ppm, sedangkan air pegunungan kandungan oksigennya dapat mencapai hingga 8 ppm. Pada saat ini, kandungan oksigen dalam air dapat ditingkatkan hingga mencapai 80 ppm dengan menggunakan dan memanfaatkan kemajuan teknologi yang saat ini dikembangkan oleh Negara-negara maju. Itulah sebabnya berkembang industri-industri yang memproduksi air oxygen dengan kadar oksigen yang lebih tinggi.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa air dan udara (dalam hal ini oksigen) menjadi dua elemen penting diantara elemen lainnya bagi kehidupan dan kesehatan manusia. Air mendominasi kandungan tubuh manusia, sedangkan oksigen diperlukan untuk bernapas serta menyuplai kebutuhan oksigen otak melalui peredaran darah. Pada kondisi normal, oksigen yang kita hirup dari udara diserap oleh alveoli paru-paru. Namun pada keadaan hipoksia (kekurangan oksigen), tubuh manusia akan memiliki kemampuan menangkap oksigen dari pencernaan secara difusi.

Oleh karenanya diperlukan air beroksigen tinggi untuk dikonsumsi di dalam darah agar darah tidak mengental dan sirkulasinya tetap lancar. Selain itu, tekanan parsial oksigen di dalam darah (pO2) merupakan parameter yang penting yang menentukan kandungan oksigen di dalam darah. Peningkatan tekanan parsial oksigen di dalam darah diketahui dapat terjadi setelah minum air minum beroksigen tinggi. Inilah yang menjadi sebab mengapa menkonsumsi air kesehatan seperti air oxigen (oxygen water) sangat dianjurkan.

Namun demikian, tetap diperlukan kehati-hatian dan sikap waspada dalam memilih air oksigen (oxy water) tersebut. Saat ini telah begitu banyak produksi air oksigen tetapi tetap saja kita tidak boleh asal memilih walaupun kemasannya berlabel oxygen water asli.

Related For Inilah 3 Hal Yang Mempengaruhi Kandungan Oksigen Dalam Air Minum