Cermati Efek Minum Air Panas Bagi Jantung Kita

Cermati Efek Minum Air Panas Bagi Jantung Kita

Minum air panas untuk kesehatan jantung – Kebudayaan atau kebiasaan orang-orang Jepang dan China adalah mengkonsumsi teh panas atau sup panas setelah menyelesaikan aktivitas makan, dan bukan dengan meminun air dingin. Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan telah diketahui bahwa ternyata kebiasaan orang-orang tersebut dapat mengurangi ataupun menghambat terjadinya serangan jantung.

Pasti Sahabat Informasi Kesehatan pernah merasakan dan sering mengalami betapa enaknya minum air dingin seusai makan, seperti misalnya minum minuman ringan (soft drink) dingin, es krim, teh manis dingin, es krim ataupun sirup dingin lainnya. Kita tidak memilih untuk minum air panas untuk kesehatan jantung, kita benar-benar mengabaikan sama sekali hal ini dan seolah meremehkannya. Tanpa kita sadari sebenarnya kebiasaan atau aktivitas ini bisa berakibat fatal.

Minum air panas untuk kesehatan jantung
Minum air panas untuk kesehatan jantung

Kondisi dinginnya minuman tersebut dapat membekukan makanan berminyak yang baru kita makan tersebut. Ini tentu akan memperlambat proses pencernaan kita. Mari kita bayangkan, apabila makanan yang mengandung lemak itu masuk ke tubuh, lalu tiba-tiba tersiram oleh air dingin minuman kita. Belum lagi terdapatnya lemak-lemak yang terbentuk dalam usus kita, ini jelas akan makin mempersempit saluran pencernaan kita. Selain itu, dengan bertumpuknya lemak yang banyak akan menyebabkan kita semakin gemuk hingga berat badan yang over, dan yang pasti hal ini akan berujung pada potensi munculnya berbagai macam penyakit.

Oleh karenanya, untuk menghindari hal-hal yang demikian itu terjadi, maka terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan. Pertama, sebaiknya membiasakan diri minum air hangat atau panas dan teh panas. Tentu saja ukuran panas yang dimaksud adalah panas yang layak untuk diminum. Kedua, dengan mengurangi kebiasaan meminum minuman dingin, baik yang telah didinginkan di kulkas ataupun dicampur es, apalagi saat ini juga telah terungkap kejahatan pembuaatan balok es yang bahan bakunya adalah air dari sungai yang tercemar. Dengan mengkonsumsi minuman dingin juga bisa mengakibatkan mengkerutnya saluran-saluran darah, dari saluran yang besar hingga yang kecil, yang besarnya sekecil diameter rambut kita.

Adapun korelasi dari mengkonsumsi air hangat atau panas ini kaitannya dengan “serangan jantung” tentu akan berakibat baik. Karena dengan terbiasa minum air dingin akan memudahkan terjadinya serangan jantung koroner akibat penyumbatan yang terjadi. Hal demikian karena saluran koronernya bisa mengeras dan atau mengkerut saat teraliri air dingin sehingga lubang salurannya bisa mengecil. Muaranya adalah dapat menghambat laju darah dari dan ke jantung. Dengan membiasakan meminum air panas, saluran koroner tidak akan terhambat karena mengeras dan mengkerut. Maka ada baiknya minum air panas untuk mengembangkan saluran koronernya memperlancar laju darah, ketika mendapat serangan jantung koroner, sebelum tindakan medis diambil.

Untuk mengenali tanda-tanda serangan jantung, terutama jantung koroner adalah jika tangan kiri merasakan sering pegel-pegel diikuti kesemutan, mulai dari jari tangan hingga bahu. Kemudian, rasa sakit di dada sebelah kiri hingga tembus ke punggung, diikuti rasa pusing, sesak nafas dan berkeringat dingin. Gejala-gejala demikian adalah awal atau permulaan serangan jantung. Jika kita mengenali gejala tersebut, maka segeralah melakukan tindakan yang diantaranya minum air panas, sebelum meminum obat-obat untuk mengencerkan darah seperti Trombo aspilet, ascardia atau palavic.

Terapi saluran koroner dengan air panas yang diminum itu, tentu saja hanya sebagai mencegah berlanjutnya serangan jantung. Jalan yang terbaik untuk mencegah munculnya serangan jantung koroner itu adalah perilaku sehat kita, sebagaimana tips mengantisipasi serangan jantung koroner di bawah ini.

1. Berolah raga secara rutin dan konsisten sesuai dengan porsi usia dan dilakukan setiap hari.

2. Menghindari makanan yang berkadar lemak tinggi seperti pada daging jeroan, bersantan, berminyak (goreng-gorengan) dan yang mengandung zat kimia (pemanis, pengawet dan pelezat). Serta hindari pula merokok.

3. Hidup bersahaja, bersabar, hidup sehat dan menerima apa adanya atas rezeki yang diberikan Tuhan tanpa membebani diri dengan tekanan dan pikiran yang macam-macam.

4. Mengurangi kadar kolesterol dalam darah kita, dengan melakukan diet, seperti puasa atau mengkonsumsi makanan pemicu serangan jantung.

5. Apabila sudah terasa gejala awal serangan jantung, sebaiknya rajin berkonsultasi dengan dokter.

Jika kita makin rajin mengenali gejala awal serangan jantung, dan mengantisipasinya dengan tip-tips diatas, maka kita akan semakin terhindar dari serangan jantung yang mematikan. Disamping kita juga membiasakan diri untuk minum air panas untuk kesehatan jantung.