Bolehkah Ibu Hamil Berhubungan Intim Setiap Hari? inilah jawabannya

Bolehkah Ibu Hamil Berhubungan Intim Setiap Hari? inilah jawabannya

Banyak pasangan suami istri yang menanyakan ” Bolehkah Ibu Hamil Berhubungan Intim Setiap Hari ? ” , Oke, ini merupakan sebuah kekhawatiran yang mungkin di rasakan oleh hampir semua pasangan suami istri, terlebih jika ini merupakan kehamilan anak pertamanya.

Pada dasarnya melakukan hubungan intim di perbolehkan meskipun dalam kondisi hamil, bahkan 99% dokter setuju jika berhubungan intim saat hamil tidak membahayakan janin yang ada dalam kandungan meskipun Anda melakukannya setiap hari.

Meski demikian Anda tetap harus berhati hati dalam berhubungan intim jangan terlalu extrim atau bahkan sampai menindih janin yang anda dalam kandungan ibu. gunakan posisi posisi berhubungan yang nyaman dan tidak mengganggu janin adalah keputusan yang bijak.

Bolehkah Ibu Hamil Berhubungan Intim Setiap Hari

Berhubungan Intim Setiap Hari Saat Hamil

Dari ulasan kita tadi bisa kita simpulkan “ Bolehkah Ibu Hamil Berhubungan Intim Setiap Hari ? jawabannya adalahBOLEH” asalkan dengan tidak terlalu extrim dan berlebihan ketika berhubungan intim.

Selain aman melakukan hubungan intim ketika hamil ternyata ada manfaatnya, terlebih ketika usia kandungan Anda sudah mendekati HPL (hari perkiraan lahir) karena pada masa ini Anda memerlukan rangsangan guna membantu mulut rahim terbuka. Dan itu bisa di lakukan salah satunya dengan lebih sering berhubungan intim pada saat usia kandungan sudah mendekati HPL.

Tips Berhubungan Intim Saat Hamil yang benar

Baiklah kami akan merangkum beberapa tips untuk Anda, agar merasa aman ketika berhubungan intim saat hamil , berikut tips untuk anda :

1. Bersihkan Organ Intim sebelum berhubungan

Hal ini penting agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan terjadi pada janin seperti infeksi dan lain sebagainya, agar lebih aman anda dapat menggunakan kondom sebagai pelindung.

2. Gunakan Posisi yang tepat

Tentukan posisi berhubungan yang tepat, tentu Anda lebih mengerti posisi favorit Anda dan selama itu tidak menindih atau menekan janin, posisi tersebut di perbolehkan. Saran terbaik posisikan wanita di atas.

3. Tidak Berlebihan

Dalam berhubungan sangat di anjurkan untuk tidak berlebihan, ataupun terlalu extrim. Tujuannya agar tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan.

Itulah jawaban kami mengenai pertanyaan ” Bolehkah Ibu Hamil Berhubungan Intim Setiap Hari ? semoga menjawab pertanyaan anda selama ini dan dapat di petik manfaatnya. Terimakasih

Inilah 3 Pilihan Posisi Bersalin Yang Tepat

Inilah 3 Pilihan Posisi Bersalin Yang Tepat

Pilihan posisi bersalin yang tepat adalah salah satu cara efektif yang dapat dilakukan oleh ibu hamil untuk mengurangi persentase kemungkinan kegagalan ketika proses melahirkan terjadi yang berakibat pada kematian calon bayi. Umumnya ketika menjalani proses kehamilan si calon ibu mengalami kondisi stress ketika sedang melahirkan dikarenakan kesalahan dalam memilih posisi melahirkan yang dianggap kurang nyaman, hal inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa sangat penting untuk mengetahui bagaimana posisi bersalin yang dianjurkan.

Posisi Bersalin Yang Tepat

Kesalahan posisi ketika menjalani proses kehamilan dapat berakibat pada 2 hal, pertama proses persalinan akan menjadi lebih lama dikarenakan calon bayi kesulitan keluar dan yang kedua dapat berpotensi menyebbakan si ibu mengalami stress akibat sulitnya sang calon bayi utuk keluar. Maka dari itu sangat penting bagi seorang ibu untuk memiliki pengetahuan bagaimana mengatur posisi bersalin yang tepat dan dianjurkan sehingga akan nyaman ketima bersalin.

 

3 Pilihan Posisi Bersalin yang tepat

  1. Posisi bersalin dengan terlentang

Posisi pertama yang dapat dijadikan rujukan adalah posis bersalin dengan terlentang atau dalam bahasa medis disebut juga dengan istilah tiltotomi. Adapun posisi bersalin dengan terlentang yaitu si ibu berbaring di tempat tidur dengan kaki diposisikan pada tempat kaki khusus dibagian kiri dan kanan, sebagai catatan posisi kaki harus sedikit lebih tinggi dibanding tubuh.

Adapun kelebihan posisi bersalin seperti ini adalah dokter akan lebih mudah untuk mengecek pembukaan organ intim wanita. Sedangkan kekurangan posisi bersalin terlentang ini yaitu si ibu kadangkala menemui kesulitan dalam bersalin dikarenakan posisi bayi dengan organ intim wanita akan sejajar.

  1. Posisi bersalin dengan miring

Posisi kedua yang dapat dijadikan alternatif adalah posisi dengan kondisi tubuh miring yang dalam dunia medis dikenal dengan istilah LATERAL. Posisi bersalin lateral adalah proses bersalin dimana si ibu memiringkan tubuhnya ke kiri atau kanan, kemudian salah satu kaki diangkat keatas dan kaki satunya dibiarkan lurus.

Adapun kelebihan dari posisi bersalin lateral ini yaitu melancarkan peredaran darah si ibu,dengan kata lain maka akan melancarkan peredaran oxygen dari ibu ke janin, sehingga proses pembukaan ketika bersalin akan terjadi secara pelan-pelan atau bertahap sehingga si ibu akan merasa nyaman. Posisi bersalin dengan memiringkan tubuh biasanya dipilih apabila posisi janin kurang tepat untuk keluar sehingga dengan memiringkan posisi tubuh si ibu maka sang dokter, bidan atau tenaga ahli lainnya akan dapat mengatur posisi yang tepat untuk bayi keluar. Sedangkan kekurangan dari posisi bersalin seperti ini yaitu sang dokter atau bidan akan mengalami kesulitan mengetahui, meraba serta memantau dan mengarahkan posisi dari letak kepala bayi.

  1. Posisi bersalin dengan posisi setengah duduk

Posisi ketiga atau posisi yang terakhir yaitu posisi bersalin dengan posisi setengah duduk. Untuk posisi ini maka si ibu memposisikan diringan dengan setengah duduk dimana badan menyandar pada bantal yang mana posisinya jauh lebih tinggi dari panggul dan pinggul.

Adapun kelebihan posisi bersalin seperti ini yaitu calon bayi akan lebih mudah terdorong keluar, peredaran atau suplai oxygen dari ibu ke janin menjadi lancar, sayangnya posisi ini dapat menyebabkan kondisi lelah dan pegal khususnya pada bagian pingggul jika proses bersalin memakan waktu yang lama.

Itulah pembahasan mengenai posisi bersalin yang dianjurkan diharapkan dapat menambah pengetahuan si ibu ketika akan menjalani proses bersalin kedepannya.

Telat Haid 5 Hari Hamil Atau Tidak ? Ini Jawabannya!

Telat Haid 5 Hari Hamil Atau Tidak ? Ini Jawabannya!

Telat Haid 5 Hari – Telat haid atau menstruasi memang merupakan salah satu tanda kehamilan. Mungkin Anda akan merasa cemas serta bingung ketika terjadi perubahan siklus menstruasi. Anda harus memastikan lebih lanjut atas gejala yang Anda alami apakah itu tanda tanda kehamilan atau hanya perubahan siklus mestruasi biasa.

Telat Haid 5 Hari

Ada beberapa hal yang mungkin saja terjadi dan menyebabkan siklus menstruasi anda terganggu. kami akan menjelaskan beberapa penyebab telat menstruasi yang bukan karena hamil dan telat menstruasi yang di sebabkan oleh kehamilan. silahkan simak artikel ini hingga usai. (baca juga : Bolehkah Ibu Hamil Berhubungan Intim Setiap Hari )

Penyebab Telat Haid 5 Hari bukan karena hamil

Telat haid 5 hari bukan selalu berarti sebuah kehamilan, hal ini bisa saja di sebabkan oleh beberapa faktor yang tentu saja harus segera anda atasi. Ada beberapa penyebab perubahan siklus haid yang bukan dikarenakan kehamilan, beberapa di ataranya adalah :

1. Stress dan Depresi

Kita sering mengalami stres akibat penat kegiatan kita sehari hari, hal ini menyebabkan ketidak seimbangan hormon dalam tubuh, faktor ini dapat menyebabkan wanita mengalami kemajuan atau kemunduran siklus haid.

2. Gangguan hipotalamus dan hipofisis

Hal ini juga menyebabkan ketidak seimbangan hormon yang membuat haid wanita menjadi tidak normal.

3. Penurunan berat badan berlebihan

Jika anda sedang menjalani program diet, sebaiknya anda memperhatikan kesehatan anda dan tidak berlebihan. karena dapat mengganggu keseimbangan hormon, serta kekurangan nutrisi di dalam tubuh. hal ini dapat berpengaruh pada siklus haid anda.

4. Obesitas / kegemukan

Kelebihan berat badan juga dapat menjadi faktor penyebab anda telat haid 5 hari atau bahkan lebih.

5. Gangguan indung telur

Darah haid adalah merupakan hasil peluruhan dari sel telur yang tidak berhasil di buahi, jika terjadi gangguan pada indung telur hal ini dapat juga membuat siklus mestruasi tidak normal.

Itulah tadi beberapa penyebab telat haid 5 hari yang bukan di sebabkan oleh kehamilan. Maka tidak jarang Ibu yang mengalagi telat haid kemudian melakukan pengetesan dengan tespek hasilnya negatif. Nah jika anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang telat haid karena hamil , kami akan mengulasnya juga untuk anda sebagai berikut…

Telat Haid 5 Hari karena hamil

Siklus kehamilan dimulai sejak hari pertama masa haid terahir, jika sel telur berhasil di buahi oleh sperma akan menyebabkan beberapa gejala yang di percaya sebagai ciri ciri hamil muda, beberapa di antaranya sebagai berikut :

1. Sering berkemih atau buang air kecil
2. Pembesaran dan nyeri pada payudara
3. Mual-mual
4. Perasaan lelah / merasa kelelahan
5. Pada daerah di sekitar puting susu menghitam
6. Peningkatan suhu tubuh secara tiba-tiba
7. Terjadi Flek perdarahan karena adanya perlekatan hasil pembuahan ke dinding rahim

Itulah beberapa gejala yang dipercaya sebagai tanda tanda kehamilan. Namun tidak semua orang mengalami semua gejala di atas. Untuk memastikan apakah Anda hamil atau tidak anda harus melakukan pemeriksaan kandungan (USG).  Demikian pembahasan kita kali ini, semoga bermanfaat.

 

Sayuran Yang Baik Dikonsumsi Untuk Ibu Hamil

Sayuran Yang Baik Dikonsumsi Untuk Ibu Hamil

Sayuran Yang Baik Dikonsumsi Untuk Ibu Hamil – Asupan bahan makanan yang sehat, merupakan salah satu hal penting yang wajib anda lakukan dan penuhi. Salah satu yang baik untuk membantu menutrisi tubuh anda dan perkembangan buah hati anda adalah sayuran yang cukup. Asupan nutrisi berupa sayuran yang cukup ini, memang menjadi pilihan yang tepat untuk anda masukan kedalam menu sehari – hari anda selama kehamilan.

Sayuran Yang Baik Dikonsumsi Untuk Ibu Hamil

Ada banyak jenis sayuran yang baik dikonsumsi oleh ibu hamil, dengan kandungan nutrisi yang melimpah didalamnya. Misalnya saja seperti zat besi, zinc, hingga kandungan vitamin A, B sampai serat yang baik untuk menutrisi tubuh ibu hamil, dan bermanfaat mencegah berbagai macam resiko penyakit dan kesehatan yang terganggu selama kehamilan. Berikut ini adalah ulasan menariknya mengenai apa saja jenis sayuran yang baik dan bermanfaat untuk ibu hamil, yang bisa anda masukan kedalam salah satu daftar menu makanan yang bisa dikonsumsi dengan diolah menjadi berbagai jenis masakan.

Sayuran Yang Baik Untuk Ibu Hamil

  1. Kangkung

Jenis sayuran yang pertama adalah kangkung. Kangkung memiliki kandungan zinc dan juga selenium yang tinggi, dimana kangkung memiliki manfaat yang bisa menyebabkan tubuh menjadi lebih rileks dan tentu saja bermanfaat untuk mencegah terjadinya insomnia, yang mana jika insomnia ini sendiri berlangsung terus menerus selama kehamilan, tentu saja dampaknya akan sangat besar pada janin yang anda kandung.

  1. Kol dan kembang kol

Baik kol maupun kembang kol, memiliki kandungan yang baik berupa asam folat yang tinggi. Asam folat berperan penting untuk menutrisi janin dan meningkatkan perkembangan otak janin, sehingga akan mencegah terjadinya resiko lahir cacat otak, yang tentu saja merupakan hal yang tidak diinginkan. Konsumsi kol yang masak, dan hindari konsumsi kol sebagai lalapan atau dalam kondisi mentah, karena bisa berpotensi adanya bakteri yang masih tertinggal.

  1. Bayam

Selain kol, sayuran lainnya yang baik dikonsumsi selama kehamilan adalah bayam. Didalam bayam, terdapat kandungan nutrisi berupa vitamin A, K, dan C dan juga asam folatnya yang tinggi. Dengan segudang kandungan nutrisinya tersebut, tentu saja bayam merupakan pilihan bahan sayuran, yang wajib anda masukan kedalam menu sehari – hari selama kehamilan berlangsung, dan juga pasca melahirkan.

  1. Brokoli

Jenis sayuran selanjutnya yang baik dikonsumsi ibu hamil adalah brokoli. Brokoli memiliki kadar vitamin A, K dan C dan juga asam folatnya yang tinggi. Sama seperti bayam, brokoli mampu menutrisi otak dan meningkatkan perkembangan otak janin, serta membantu mencegah adanya infeksi bakteri yang disebabkan karena adanya radikal bebas yang masuk dalam tubuh.

  1. Terong ungu

Nah, jenis sayuran selanjutnya ini juga tak kalah lezat dan bermanfaat untuk anda konsumsi selama kehamilan. Terong ungu, kaya akan kandungan asam folat, yang baik untuk menutrisi otak janin dan tubuh anda. Kandungan vitamin C, B1, B2 didalam terong ungu ini juga melimpah, dan baik untuk mencukupi nutrisi yang diperlukan selama kehamilan anda.

Nah, itulah beberapa jenis sayuran dengan manfaat yang baik, dan tentu saja baik dikonsumsi selama kehamilan. Semoga bermanfaat, dan selamat mencoba.

10 Ciri Ciri Hamil Muda Sebelum Telat Haid

10 Ciri Ciri Hamil Muda Sebelum Telat Haid

Menanti kehamilan adalah suatu masa yang sulit di ungkap dengan kata kata. Tidak jarang beberapa ibu ingin sekali mengetahui tanda tanda atau ciri ciri hamil muda sebelum telat haid mungkin Anda salah satunya 😉 . nah kali ini JadiSehat.com akan mengulasnya secara spesial untuk Anda.

Ada beberapa tanda atau ciri wanita hamil pada awal masa kehamilan, hal ini terjadi karena masa kehamilan mulai di hitung mulai pada akhir masa haid terahir. ciri ciri wanita hamil muda di tandai dengan adanya perubahan pada bentuk fisik maupun terjadinya gejala gejala pada organ kewanitaan. Ciri Ciri Hamil Muda Sebelum Telat Haid

Ciri Ciri Hamil Muda Sebelum Telat Haid

Setidaknya ada 10 ciri ciri atau tanda awal kehamilan sebelum telat haid , berikut kami rangkumkan untuk anda :

1. Mudah Lelah

Pada awal kehamilan biasanya ibu akan merasa lebih mudah lelah, dan perasaan sangat malas dan ingin tidur. hal ini dikarenakan adanya peningkatan progesteron dalam tubuh. Nah jika anda merasa akhir akhir ini sering mengalami kelelahan meskipun tidak menjalani pekerjaan yang berat, mungkin saja anda sedang hamil. (baca juga : Bolehkah Ibu Hamil Berhubungan Intim Setiap Hari )

2. Sering Buang Air Kecil

Ibu hamil akan mengalami perubahan hormonal, yang menyebabkan darah terpompa lebih cepat menuju ginjal. hal ini menyebabkan kantung kemih lebih cepat terisi, dan intensitas buang air kecil akan meningkat. tanda tanda ini pada beberapa ibu di alami mulai saat sebelum telat haid. Apakah Anda mengalaminya juga ?

3. Sensitif terhadap Bau

Sebagian besar wanita hamil mengalami hal ini, dimana Anda jadi lebih sensitif terhadap bau bauan yang menyengat. tidak jarang wanita yang tadinya menyukai aroma tersebut, tiba tiba berubah jadi tidak suka dan di iringi dengan rasa mual.

4. Mual Muntah

Sebagian besar wanita ketika masa hamil pasti mengalamigejala mual, beberapa di antara wanita itu ada yang sudah mengalamigejala mual mual sebelum masa haid selanjutnya. jika hal ini terjadi kepada Anda kemungkinan besar anda hamil.

Mual muntah merupakan salah satu tanda awal kehamilan sebelum telat haid yang diakibatkan oleh hormon estrogen yang meningkat dan menyebabkan terjadinya peningkatan asam lambung. Mual muntah dapat juga disebabkan karena hormon HCG (Human Chorionic Gonadotropin) yang dihasilkan oleh plasenta. Selain itu mual muntah dapat juga dipicu oleh adanya perubahan metabolisme pada organ hati di saat awal kehamilan serta dapat juga terjadi karena adanya faktor psikis pada calon ibu yang mulai sedikit labil. Gejala mual muntah ini pada umumnya akan mereda seiring bertambahnya umur kehamilan.

5. Adanya Bercak Darah / flek

Timbul bercak darah pada organ kewanitaan atau sering kita sebut dengan flek , jika gejala ini di iringi dengan beberapa gejala lain bisa jadi anda positif hamil, namun jika tidak berarti hanya pertanda Anda akan datang bulan. pada flek tanda kehamilan terjadinya di sebabkan karena adanya proses implantasi sel ovum atau sel telur yang telah berhasil di buahi oleh sperma.

6. Kram Perut

Ciri ciri hamil muda sebelum telat haid yang sering di alami oleh banyak wanita adalah terjadi kram perut. Nyeri pada bagian bawah perut yang terjadi sebelum haid ini terjadi karena adanya implantasi. Hal ini kadang tidak kita sadari karena mirip seperti nyeri haid biasa.

7. Payudara Nyeri dan Membesar

Layaknya wanita yang akan datang bulan biasanya mengalami nyeri pada payudaranya, pada tanda hamil akan terjadi juga perubahan bentuk payudara yang akan terlihat membesar. Keadaan ini akan berlanjut mengikuti masa kehamilan.

8. Peningkatan suhu tubuh 

Salah satu tanda kehamilan sebelum haid adalah peningkatan suhu tubuh, ini terjadi setelah terjadinya pembuahan sel telur. Namun hal ini jarang di rasakan, hanya sebagian kecil ibu saja yang mengalami perubahan suhu tubuh pada awal kehamilan.

9. Rasa Logam Di mulut

Beberapa wanita akan mengalami hal aneh pada lidahnya yaitu ketika memakan sesuatu akan merasakan seperti ada rasa logam di mulutnya, hal ini juga biasanya menyebabkan wanita tidak menyukai beberapa jenis makanan. tidak jarang membuat mual dan muntah. hal ini akan terjadi sebelum datangnya masa haid selanjutnya.

10. Keputihan

Keputihan saat hamil adalah sebuah normal terjadi , cairan keputihan yang dihasilkan adalah cairan yang berasal dari cervical mucus dari hasil pembuahan.

Jika anda mengalami beberapa gejala-gejala yang disebutkan di atas, bisa jadi anda positif hamil. Namun pada fase ini biasanya masih belum bisa di deteksi oleh alas tes kehamilan / tespek sampai usia kehamilan 2 minggu.

Nah itulah tadi artikel 10 Ciri Ciri Hamil Muda Sebelum Telat Haid , semoga dengan informasi ini dapat membantu mengurangi kecemasan Anda. jika artikel ini bermanfaat untuk Anda silahkan bagikan.