6 Cara Menghilangkan Kutil Di Wajah Secara Alami

6 Cara Menghilangkan Kutil Di Wajah Secara Alami

6 Cara Menghilangkan Kutil Di Wajah Secara Alami . – Kutil  menjadi salah satu masalah kulit yang cukup banyak dialami oleh masyarakat, adapun hingga saat ini diketahui bahwa penyebabnya adalah Human Papiloma Virus atau HPV.  HPV akan menyerang lapisan kulit dan meningkatkan produksi keratin pada area kulit. Sebagai akibatnya jumlah protein keras ini melebihi jumlah yang dibutuhkan tubuh, sehingga kelebihan kreatin akan menumpuk pada area kulit tertentu. Peran HPV dalam menimbulkan reaksi menyebabkan kutil bisa menular terutama jika kontak langsung dengan kulit penderitanya ataupun dengan benda-benda yang telah terkontaminasi virus ini. Proses penularan ini akan jauh lebih mudah dan lebih cepat jika menyerang seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang sedang menurun, pada anak-anak dan remaja.

Cara Menghilangkan Kutil Di Wajah

Secara umum kutil berbentuk bulat berdiameter 0,1 hingga 1 cm dan menonjol ke permukaan kulit. Benjolan dengan tekstur yang kasar ini bisa muncul di sekitar mulut atau hidung dan dapat juga muncul di bagian tubuh lain seperti di tangan dan leher. Kutil yang berada di wajah tentu sangat mengganggu, meskipun umumnya tidak menimbulkan rasa sakit namun keberadaannya tentu akan membuat kita menjadi kurang percaya diri. Itulah sebabnya kenapa beberapa orang rela merogok kocek yang tidak sedikit untuk mengobati kutil. Anda tidak perlu khawatir jika mengalami masalah yang sama, karena pada saat ini sudah muncul berbagai pengobatan yang efektif untuk mengobati kutil termasuk dengan cara tradisional. Selain mudah, biaya yang dikeluarkan juga relatif lebih kecil bahkan beberapa bahan berkhasiat dapat diperoleh dengan cuma-cuma.

6 Cara Menghilangkan Kutil Di Wajah Secara Alami

Selengkapnya berikut ini adalah 6 cara menghilangkan kutil di wajah secara alami yaitu :

  1. Cuka Apel

Cuka apel. Beberapa dari Anda mungkin merasa asing dengan jenis cairan yang satu ini. Dalam menghilangkan kutil di kulit wajah, cuka apel bekerja dengan cara menyerang virus di lapisan kulit yang berada di sekitar kutil dan mengelupasnya kutil. Senyawa asam malat dan asam laktat yang terkandung didalamnya juga mampu melembutkan kulit. Kedua senyawa ini juga efektif untuk mengatasi jerawat. Selain itu cuka apel juga mengandung vitamin A, B1, B2, enzim, pectin dan asam amino yang sangat bagus untuk menjaga kesehatan kulit.

Cuka apel sangat berbeda dengan cuka yang kita kenal selama ini, cuka apel aman digunakan untuk semua jenis kulit dan tidak akan menimbulkan iritasi ataupun perih pada kulit karena memang tingkat keasamannya cocok untuk kulit. Cara menghilangkan kutil di wajah secara alami dengan menggunakan cuka apel sangatlah mudah, Anda hanya perlu mengambil sekitar satu sendok teh cuka apel dan setengah sendok teh air bersih aduk-aduk hingga tercampur sempurna. Sebelumnya bersihkan terlebih dahulu wajah setelah itu oleskan campuran tersebut pada area kulit yang terdapat kutilnya dengan menggunakan kapas. Lakukan perawatan ini sebelum tidur kemudian bilas keesokan harinya.

  1. Kulit Pisang

Bukan sesuatu yang mengherankan jika sebagain besar masyarakat sering membuang kulit pisang, dan mungkin Anda juga demikian. Tidak banyak diketahui bahwa kulit pisang memiliki banyak manfaat khususnya bagi kesehatan. Adanya mineral dan zat-zat yang terkandung dalam kulit pisang ternyata ampuh untuk menghilangkan kutil. Adanya enzim proteolitik yang terkadung didalamnya memiliki aktivitas untuk menguraikan protein, memecah dan juga mengelupas kutil dari kulit sehat. Bagi Anda yang tertarik dengan cara murah meriah ini hanya perlu mengerok bagian dalam kulit pisang kemudian tempelkan pada area kulit yang terdapat kutilnya kemudian tutup dengan menggunakan kain. Lakukan perawatan ini dua kali sehari secara rutin hingga kutil menghilang.

  1. Bawang Merah

Mungkin akan terasa perih saat bawang merah menyentuh kutil, namun bumbu dapur ini ampuh mengatasi kutil pada wajah. Dalam beberapa kajian diketahui bahwa bawang merah memiliki aktivitas sebagai antivirus alami  kemampuannya ini membuat bawang merah disebut-sebut dapat membunuh virus penyebab kutil dan mencegahnya kembali.  Cara menghilangkan kutil di wajah secara alami dengan menggunakan bawang merah sangatlah mudah, Anda hanya perlu mengiris-iris bawang merah dan menempelkannya di bagian kulit yang terdapat kutil. Setelah itu tutup dengan menggunakan kain dan rekatkan menggunakan plester. Selain dengan mengiiris tipis bawang merah Anda juga dapat menghaluskannya.

  1. Bawang Putih

Masih kelompok bawang-bawangan, bawang putih juga bisa menjadi alternatif bagi Anda yang ingin menghilangkan kutil di area wajah secara tradisional caranya tidak jauh berbeda dengan pemakaian bawang merah. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menumbuk bawang putih hingga halus dan letakkan di area kulit yang ada kutilnya, kemudian perban dengan menggunakan kain kemudian rekatkan dengan plester sehingga tumbukan bawang putih ini bisa merekat dengan baik pada kulit. Gantilah dengan ramuan bawang putih yang baru setiap dua kali sehari, tujuannya adalah agar kutil cepat kempis dan menghilang. Kandungan minyak allicin pada bumbu dapur yang satu ini berkhasiat sebagai antiviral yang mampu membunuh virus penyebab kutil. Anda juga dapat menggunakan bawang putih yang sudah ditumbuk halus untuk mengobati jerawat.

  1. Lemon

Bahan dari alam selanjutnya yang bisa digunakan untuk mendukung cara menghilangkan kutil di wajah secara alami adalah lemon. Senyawa asam sitrat yang terkandung dalam air lemon mampu membunuh virus HPV penyebab kutil. Secara umum lemon banyak digunakan untuk memutihkan kulit wajah, hal ini tidak terlepas dari kandungan vitamin c yang efektif untuk mengangkat sel kulit mati sehingga membuat kulit tampak lebih cerah. Selain itu lemon juga dapat menutrisi kulit yang membuatnya menjadi lebih sehat. Dalam kaitannya untuk menghilangkan kutil di area wajah, yang perlu Anda lakukan hanyalah mengoleskan air perasan lemon pada kutil sebanyak tiga kali sehari.

  1. Lidah Buaya

Lidah buaya menjadi tanaman yang sangat terkenal ditengah masyarakat, khasiatnya di dunia kesehatan maupun kecantikan tentu tidak diragukan lagi. Tahukah Anda jika ternyata lidah buaya juga ampuh untuk menghilangkan kutil? Untuk mengaplikaikan obat tradisional penghilang kutil dari lidah buaya sangatlah mudah, Anda hanya perlu mengoleskan lendir lidah buaya di area wajah yang terdapat kulit. Lakukan dengan rutin hingga kutil menghilang.

Itulah 6 cara menghilangkan kutil di wajah secara alami. Selain melakukan pengobatan secara tradisional sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter, terutama jika kutil telah menimbulkan rasa sakit atau bahkan menyebabkan pendarahan. Untuk mengobati kutil secara tuntas ketahui faktor-faktor yang dapat menyebabkan timbulnya kutil di wajah, hal ini bertujuan agar Anda dapat mengindari penyebabnya sehingga kutil tidak datang kembali. Seperti yang dibahas diawal jika penyabab kutil adalah HPV, adapun virus ini dapat dengan mudah berkembang biak di tempat-tempat yang kotor dan lembab ataupun bersuhu hangat. Oleh karena itu disarankan untuk selalu menjaga kebersihan diri. Kutil di area wajah juga bisa disebabkan oleh luka yang disebabkan pisau cukur dan pemakaian handuk yang telah terpapar virus HPV.

Gejala Angin Duduk yang Harus Diwaspadai

Gejala Angin Duduk yang Harus Diwaspadai

Gejala Angin Duduk yang Harus Diwaspadai | Angin duduk sebenarnya merupakan sebuah istilah penyakit angina pectoris yang merupakan suatu penyakit yang menyerang jantung dan ditandai dengan beberapa sebab.

 

Pada beberapa kasus penyakit ini ada yang menyerang dengan ringan dan pada beberapa kasus yang lainnya penyakit ini ada juga yang menyerang dengan sangat berat bahkan penyakit angin duduk ini ada yang sampai membuat penderitanya meninggal dunia.

Ini yang kemudian menjadi sebuah wacana serius di bidang kesehatan mengingat di Indonesia sendiri karena berbagai macam sebab baik itu sebab intern atau sebab ekstern memiliki banyak penderita penyakit yang satu ini. Lantas, apa sih yang menjadi gejala utama dari penyakit angin duduk atau angina?

Berikut ini kami akan berikan informasinya untuk Anda apa saja gejala angin duduk yang harus diwaspadai.

Gejala Angin Duduk yang Harus Diwaspadai

Rasa nyeri dada

Rasa tidak nyaman pada dada juga merupakan gejala angin duduk yang memiliki gambaran rasa dada seperti rasa tertekan, diremas, sumpek atau juga terasa ada benda yang menindih atau rasa nyeri pada bagian dada tengah. Beberapa orang yang mengalami masalah gejala angin duduk merasakan seperti dada diremas atau seperti ada beban berat yang ada di dada mereka.

Rasa mual

Bagi sebagian orang, gejala angin duduk mungkin terasa seperti adanya gangguan pencernaan. Akan tetapi hal ini tetap dapat dibedakan karena gangguan pencernaan biasanya juga disertai dengan perut kembung dan bukan nyeri dada. Anda bisa ketahui hal – hal lain penyebab mual yang juga menjadi gejala dari angin duduk.

Sesak nafas

Sesak nafas yang terjadi berupa nafas cepat dan pendek yang hal ini juga bisa terjadi karena rasa tidak nyaman yang dialami atau karena tubuh yang mengalami kekurangan oksigen. Bahkan sesak nafas sendiri juga dapat terjadi dengan diiringi keringat dingin serta juga pusing.

Penyakit angina sendiri baik itu yang menyerang pria dan juga wanita sebenarnya dibedakan atas dua gejala yaitu penyakit angina yang stabil dan juga penyakit angina yang tidak stabil. Masing – masing juga memiliki gejala penyakit angin duduk yang wajib diwaspadai. Apa saja gejala penyakit angin duduk stabil dan tidak stabil?

Gejala angina stabil

Gejala angina stabil sendiri akan ada beberapa gejala yang terjadi. Beberapa gejala angina stabil diantaranya :

• Terjadi ketika jantung bekerja lebih keras seperti ketika olahraga atau memanjat tangga.
• Biasanya juga dapat diprediksi serangan pada kondisi ini dan rasa sakit biasanya mirip dengan jenis seperti yang dialami sebelumnya. Dimana waktu serangan juga singkat dan mungkin lima menit atau kurang.
• Gejala ini akan cepat menghilang jika istirahat atau dengan obat angina.
Gejala angina tidak stabil
Ada beberapa gejala angina tidak stabil yang akan perlu untuk Anda ketahui. Beberapa gejala angina tidak stabil tersebut diantaranya :
• Terjadi bahkan ketika istirahat tiba.
• Terjadinya secara tidak terduga dan juga merupakan suatu perubahan pola angina yang tidak seperti sebelumnya.
• Biasanya terjadi lebih parah dan juga berlangsung lebih lama dari angina stabil bahkan mungkin selama 30 menit lamanya.
• Mungkin terjadi tidak bisa langsung hilang dengan istirahat atau dengan penggunaan obat angina.
• Dan turut menjadi gejala dari serangan jantung.

Demikian sedikit informasinya untuk Anda tentang Gejala Angin Duduk yang Harus Diwaspadai. Semoga informasi diatas menjadi informasi yang bermanfaat.

Hamil 1 Bulan : Ciri Hamil  dan Perkembangan Janin

Hamil 1 Bulan : Ciri Hamil  dan Perkembangan Janin

Pada usia kehamilan 1 bulan atau bulan pertama kehamilan  terjadi proses kehamilan awal yang sangat penting, karena pada usia kehamianl bulan pertama inilah terjadi proses pembuahan sel telur dan pembentukan pertama pada janin yang akan menjadi proses perkembangan janin di bulan ke 1.

usia kehamilan 1 bulan

Di usia bulan pertama kehamilan pada dasarnya  tidak dihitung benar-benar bulan pertama kehamilan. Namun perhitungan kehamilan dimulai pada hari pertama haid terakhir sebagaimana bisa anda hitung dengan menggunakan kalkulator kehamilan. Pada kenyataannya kehamilan terjadi pada 24 jam setelah ovulasi atau kurang lebih 14 hari sebelum siklus menstruasi  periode berikutnya.

  1. Perkembangan Janin di Usia kehamilan 1 Bulan

Perkembangan janin pada bulan pertama bisa kita lihat dalam beberapa perkembangan usia kehamilan minggu 1 hingga ke minggu 4.

a. Kehamilan 1 minggu

Apa saja yang terjadi pada minggu pertama kehamilan?jawabannya  tidak ada. Sesuai perhitungan kehamilan yang sudah dijelaskan sebelumnya, di minggu pertama terhitung sebenarnya anda belum mengalami proses kehamilan. Pada minggu pertama ini sel telur sedang terbentuk dan belum terjadi proses pembuahan. Jika kita tes kehamilanpun belum terlihat adanya 2 garis kehamilan.

b. Kehamilan 2 minggu

Usia kehamilan di minggu ke 2 Setelah sel telur terbentuk maka pada minggu ke 2 inilah sel telur tersebut sudah matang dan mulai dilepaskan dari ovarium dan kemudian berjalan menuju tuba falopi. Disinilah sel telur akan menunggu sperma untuk membuahinya, dari jutaan sel sperma yang berada pada serviks (leher rahim) akan ada sekitar 1000 sel sperma yang berhasil melewatinya dan hanya akan ada 1 sel sperma yang berhasil masuk ke sel telur.  Disinilah proses pembuahan sel telur terjadi dan kehamilan pun dimulai.

c. Kehamilan 3 minggu

Pada kehamilan minggu ke 3 ini akan terjadi proses pembentukan genetika setelah terjadinya pembuahan. Janin anda akan mulai berkembang menjadi zigot pada kehamilan 3 minggu ini dimana ia mempunyai 46 kromoson (23 dari anda dan 23 dari pasangan anda). Dalam proses genetika inilah akan mulai  terbentuk  dan menentukan ciri calon bayi anda, misalnya berkulit putih, hidung mancung, rambut lurus atau keriting dan lain-lain. Pada fase inilah bakal janin atau zygot  akan mulai menempel untuk kemudian berkembang pada rahim dan terjadi implantasi yang kadang ditandai dengan pendarahan dan ciri-ciri hamil mulai terlihat.

d. Kehamilan 4 minggu

Menjelang akhir perkembangan janin pada bulan pertama atau pada usia kehamilan 4 minggu ini akan mulai terlihat adanya janin yang ukurannya masih sangat kecil, hanya sebesar biji beras atau sekitar 6-7 milimeter dan jika di USG maka janin sudah terdeteksi  meskipun kecil.  usia kehamilan 4 minggu janin sudah mulai berkembang dan membentuk tabung syarat untuk otak janin, tulang belakang dan juga tulang punggung. Di periode ini hasil tes kehamilan menggunakan alat tes kehamilan sudah menunjukan 2 garis itu artinya hormon kehamilan (HCG) sudah terbentuk dan ciri-ciri hamil sudah mulai terlihat lebih jelas.

e. Kehamilan 5 minggu

Masuk pada usia kehamilan 5 minggu atau minggu terakhir di bulan pertama kehamilan yang dalam  kalender juga masuk dalam awal kehamilan bulan ke 2 ini akan terjadi banyak  hal menakjubkan pada fase perkembangan janin yaitu jantung akan mulai berdetak, bakal tangan dan kaki sudah mulai ada dan begitu juga usus, ginjal serta hati mulai terbentuk. Namun jika dilihat dengan USG janin masih terlihat seperti kecebong.

  1. Perkembangan ibu dan Ciri Hamil 1 Bulan

Sejak saat pertamakali mengalami atau merasakan ciri-ciri hamil atau tanda tanda kehamilan Anda perlu curiga bahwa Anda memang sedang hamil. Perubahan pada sang ibu bisa dari perubahan bentuk fisik maupun pada sisi emosional. Perubahan-perubahan yang terjadi dalam tahap perkembangan ibu hamil di bulan pertama ini terlihat dari ciri-ciri fisik ibu hamil maupun psikologis dan emosional. Berikut adalah hal-hal yang biasanya terjadi saat perkembangan usia kehamilan 1 bulan pada sang ibu.

a. Perkembangan, Gejala dan Ciri Fisik

Ciri-ciri fisik ibu hamil seperti perut yang membesar memang belum bisa terlihat. Namun, pada usia kehamilan 1 bulan ini Anda sudah mulai menunjukan adanya gejala-gejala kehamilan 1 bulan meskipun belum terasa kuat ciri-ciri hamil tersebut. Gejala atau ciri awal kehamilan yang biasa di rasakan di bulan pertama antara lain:

  • Anda belum hamil di minggu pertama karena anda masih mengalami periode menstruasi terakhir
  • Setelah evolusi, sel telur dan sperma akan bertemu sehingga terjadi pembuahan dan mengalami proses perjalanan ke rahim
  • Akan terjadi keterlambatan haid, hilangnya haid akan membuat anda berfikir anda sedang hamil
  • Melakukan tes kehamilan dengan tespek dirumah
  • Mual
  • mudah lelah
  • mengidam
  • sakit kepala
  • peningkatan suhu badan
  • sensitif terhadap bau
  • perubahan puting dan payudara
  • gelisah
  • pendarahan implantasi, ditandai dengan bercak darah atau flek

b. Perkembangan dan Gejala Emosional pada usia kehamilan 1 bulan

  • Periode menunggu kehamilan bisa saja membuat emosional kita terpacu dan berharap-harap cemas
  • Jika sebelumnya Anda telah merencanakan kehamilan, Anda tentu akan merasa senang dan mungkin sekaligus merasa bingung

 

Ketahui juga bagaimana proses perkembangan janin pada ibu hamil dari bulan ke bulan.

Jenis – Jenis Kanker Kulit Jinak yang Rentan Terjadi

Jenis – Jenis Kanker Kulit Jinak yang Rentan Terjadi

Jenis – Jenis Kanker Kulit Jinak yang Rentan Terjadi | Banyak yang sangat say “no” kepada kanker kulit. Ya, memang penyakit yang diawali dengan kata “kanker” terdengar seperti penyakit yang sangat berbahaya, mematikan dan membuat semua orang jadi kalap kuwalahan.

Jenis-Jenis-Kanker-Kulit-Jinak

 

Akan tetapi sebenarnya penyakit kanker sendiri ada banyak jenisnya. Bahkan kanker kulit juga ada banyak jenisnya. Tidak semua penyakit kanker kulit itu ganas dan mematikan karena juga ada beberapa jenis kanker kulit yang jinak dan juga cenderung tergolong ke tumor jinak.

Kanker kulit jinak sendiri dapat timbul karena berbagai macam faktor penyebab. Dan penyakit ini sendiri terdiri dari beberapa jenis yang sangat rentan terjadi pada manusia. Berikut informasi selengkapnya untuk Anda tentang kanker kulit jinak.

Jenis – Jenis Kanker Kulit Jinak

Ada beberapa jenis – jenis kanker kulit jinak yang perlu dibedakan dan perlu diwaspadai. Berikut beberapa diantaranya :

Keratosis seboroik

Jenis kanker kulit yang satu ini merupakan kanker kulit jinak yang sering menyerang orang tua atau lansia dan juga biasanya penyakit ini berbentuk hitam dengan kondisi yang seperti tahi lalat. Kanker ini tidak berbahaya tetapi alangkah lebih baik ditanggulangi karena dapat mengganggu penampilan tentunya.

Veruka vulgaris

Veruka vulgaris merupakan jenis kanker kulit jinak yang sering menyerang anak – anak akan tetapi banyak juga orang dewasa yang terserang kanker kulit ini dan mengalami benjolan yang muncul sebesar pentol korek api. Akan tetapi lama lama akan berkembang menjadi warna yang lebih kecoklatan.

Acrochordon

Kondisi yang satu ini merupakan sebuah pertumbuhan jaringan epitel kulit yang abnormal. Dan jenis penyakit tumor jinak atau kanker kulit jinak yang satu ini sering menyerang berbagai macam usia mulai anak – anak, remaja, dewasa sampai dengan orang tua.

Kanker kulit jinak memang rentan terjadi pada siapa saja. Ada beberapa faktor yang menjadi aspek penyebab munculnya penyakit kanker tumor jinak ini. Berikut beberapa faktor pemicu kanker kulit jinak yang mungkin mulai dari sekarang sudah harus dihindari agar terhindar dari penyakit ini.

Faktor internal penyebab kanker kulit jinak diantaranya :

• Imunitas yang dibawah ambang normal.
• Genetik.
• Pengaruh hormon
• Ras atau suku (lebih banyak terjadi pada ras kulit putih)

Faktor eksternal pemicu kanker kulit jinak :

• Sering terpapar sinar UVA/UVB.
• Terpapar sinar X-Ray atau radiologi dalam waktu yang relatif jauh lebih lama.
• Sering mengonsumsi obat kimia yang mengandung plumbum, arsen, merkuri dan logam berat yang lain.
• Terdapat jaringan parut yang sudah lama muncul.

Dalam rangka mendukung pengobatan kanker kulit jinak ada baiknya dilakukan pemeriksaan sejak dini jika memang terjadi gejala. Dan tindakan medis untuk menyembuhkan kanker kulit jinak hanya terbatas sampai tindakan operasi yang mana tidak akan diberlakukan radioterapi atau kemoterapi karena belum termasuk ke dalam penyakit kanker serius.

Jika pola hidup sehat dilakukan pasca operasi maka kanker kulit jinak ini akan semakin mudah sembuh. Mengonsumsi tanaman herbal penunjang kesembuhan kanker kulit jinak juga sangat tepat. Salah satunya dengan mengonsumsi tanaman herbal sarang semut atau herbal lainnya.

Demikian sedikit informasi lengkapnya untuk Anda tentang Jenis – Jenis Kanker Kulit Jinak. Semoga menjadi informasi yang bermanfaa untuk Anda. Mari jaga selalu kesehatan kulit dimanapun dan kapanpun.

Kanker Kulit Akibat Global Warming, Waspada Sejak Dini!

Kanker Kulit Akibat Global Warming, Waspada Sejak Dini!

Kanker Kulit Akibat Global Warming, Waspada Sejak Dini! | Termasuk Indonesia, negara kita juga termasuk negara yang akan tersentuh dengan dampak buruk global warming. Bukan hanya akan dapat menjadi penyebab atas kondisi lingkungan yang memburuk dan naiknya suhu di bumi akan tetapi global warming bahkan memiliki dampak buruk bagi kesehatan.

Kanker Kulit Akibat Global Warming, Waspada Sejak Dini!

Salah satu dampak buruk kesehatan atas global warming adalah terjadinya resiko penyakit kanker kulit akibat global warming. Tentu kondisi yang seperti ini sejak dini harus senantiasa diwaspadai karena kalau tidak penyakit kanker kulit akibat global warming akan parah dan menjadi suatu penyakit yang sangat sulit diatasi.

Seperti apa penyakit kanker kulit akibat global warming yang kita perlu waspadai sejak dini?

Kanker Kulit Akibat Global Warming

Pemanasan global memang membawa partikel yang tidak baik untuk kesehatan kulit. Sinar UV bahkan dapat masuk dan menjadi aspek utama yang merusak sel kulit. Rata – rata mereka yang lebih dulu rentan terserang masalah global warming adalah mereka yang memiliki kulit putih. Lantas sebenarnya seperti apa gejala kanker kulit akibat global warming yang perlu diwaspadai?

Aturan gejala ABCDE

A adalah asimetri = Satu setengah dari tanda lahir yang tidak sesuai dengan yang lainnya.
B adalah perbatasan = Tepian tidak teratur dan kabur.
C adalah warna = warna tanda lahir bisa mencakup berbagai nuansa warna seperti bercak merah, biru, putih, cokelat, atau yang lainnya.
D adalah diameter = tempat ini biasanya lebih besar dari ¼ inchi walau melanoma mungkin jauh lebih kecil.
E adalah perkembangan = artinya gejala ini berkembang baik dalam ukuran, bentuk dan warna.

Sakit yang tidak biasanya

Mungkin Anda memiliki lesi yang tidak akan sembuh? Jika memang iya Anda memiliki lesi yang tidak kunjung sembuh bahkan setelah berminggu – minggu bisa segera Anda kunjungi dokter. Selain itu koreng yang didalamnya berisi cairan, berdarah, bersisik atau tumbuh benjolan juga perlu segera diperiksakan.

Gatal, nyeri dan mati rasa

Kanker kulit memang bisa berpengaruh pada saraf dan kemudian menyebabkan berbagai macam gejala. Jika Anda mengalami gejala – gejala ini di satu daerah terbatas akan tetapi tidak memiliki masalah kelainan kulit, segera Anda hubungi dokter Anda.

Lihat di lokasi yang abnormal

Bagi mereka yang memiliki warna kulit gelap, kanker kulit bisa terbentuk pada area telapak tangan dan juga telapak kaki. Walau lokasi ini memang jarang terjadi akan tetapi ini juga menjadi suatu kondisi yang sangat memungkinkan. Ada baiknya segera Anda pastikan untuk memeriksa setiap bagian tubuh untuk mencari perubahan warna kulit yang abnormal.

Memar gelap

Jika memang Anda punya kondisi di salah satu bagian tubuh yang memar gelap, termasuk juga di bawah kuku atau di kuku kaki, ini bisa menjadi suatu tanda juga bahwa Anda mengalami kondisi melanoma.

Untuk mencegah terjadinya kanker kulit akibat global warming, ada baiknya kita melakukan tindakan pencegahan berikut ini :

Mengenakan tabir surya

Kemanapun pergi senantiasa kenakan tabir surya karena dengan menggunakan tabir surya ini Anda akan bisa mendapatkan kesehatan kulit yang terjaga dan sinar UV tidak akan masuk secara langsung ke kulit kita.

Kenakan pakaian yang tertutup

Mengenakan topi, pakaian yang tertutup, sarung tangan dan kaos kaki mungkin juga dapat menjadi alternatif untuk dapat mencegah resiko kanker kulit menyerang kita.
Dan terakhir jangan lupa konsumsi makanan sehat dan konsumsi air putih dalam jumlah yang cukup. Kiranya demikian sedikit informasi untuk Anda.

Semoga informasi tentang Kanker Kulit Akibat Global Warming bermanfaat.