Tanda-Tanda Kehamilan 1 Bulan Yang Umum Terjadi

Tanda-Tanda Kehamilan 1 Bulan Yang Umum Terjadi

Kehamilan yang sudah menginjak usia 1 bulan sebenarnya merupakan lanjutan dari 1 dan 2 minggu. Dan tanda kehamilan 1 bulan juga hampir sama saja dengan usia kehamilan 1 dan 2 minggu. Yang beda hanya tingkat intensitas dan beberapa penyebabnya sudah agak mulai berkurang. Akan tetapi walaupun tanda-tanda tersebut sudah agak berkurang anda tetap harus menjaga kesehatan kehamilan dengan sebaik-baiknya.

Tanda-Tanda Kehamilan 1 Bulan Yang Umum Terjadi

Kehamilan yang telah memasuki usia 1 bulan biasanya masih sering merasa mual namun intensitasnya berkurang dari sebelumnya. Pada awal kehamilan, janin dalam rahim sudah mulai berkembang dan memperbesar ruangan untuk pertumbuhanya, serta rahim sudah mulai mengumpulkan energi dan protein yang lebih besar dari sebelumnya.

Tanda-tanda kehamilan 1 bulan yang umum terjadi adalah:

  • Menstruasi hilang
    Menstruasi merupakan salah satu hal yang umum terjadi pada wanita, yang terjadi setiap bulan dengan siklus yang teratur. Akan tetapi ada pula yang tidak memiliki siklus menstruasi yang teratur juga. Untuk mengetahui tanda kehamilan 1 bulan, biasanya dengan memperhatikan siklus menstruasi. Apakah di bulan ke 1 masih menstruasi atau sudah tidak. Jika pada bulan ke 1 siklus menstruasi benar sudah hilang maka sudah jelas mengalami kehamilan. Ini berarti ovum sudah mengalami pembuahan dan sudah menjadi janin sehingga ovum sudah tidak keluar lagi dengan menjadi menstruasi.
  • Mual-mual
    Mual atau morning sickness secara berlebihan yang biasanya terjadi pada pagi hari merupakan tanda-tanda dari kehamilan awal yang berlanjut sampai bulan ke 1, akan tetapi sudah tidak sesering pada awal kehamilan.
  • Sedikit bercak darah yang keluar
    Bercak dari Ini terjadi karena proses implantasi janin pada rahim anda untuk mendapatkan oksigen dan nutrisi dalam tubuh sang ibu, sehingga dapat menyebabkan keluarnya bercak darah dari organ reproduksi wanita.
  • Penigkatan suhu badan
    Meningkatnya suhu tubuh seringkali disalah artikan dengan masuk angin ini bisa jadi merupakan salah satu tanda bahwa seseorang telah hamil 1 bulan. Meningkatnya suhu badan terjadi karena tubuh akan bekerja lebih ekstra untuk mengumpulkan energi dan memberikan nutrisi pada tubuh sehingga darah akan meningkat sampai 50 persen.
  • Perubahan putting dan payudara
    Apabila payudara sudah mulai membesar dan putting sudah menghitam ini merupakan salah satu dari tanda kehamilan yang sudah menginjak usia 1 bulan. Payudara akan terlihat membesar dan jika tersentuh terasa agak sakit atau pegal.
  • Merasakan mudah lelah
    Merasa mudah lelah pada kehamilan usia 1 bulan merupakan sesuatu yang wajar, ini terjadi karena meningkatnya kinerja dalam tubuh. Rasa lelah tersebut jug terjadi karena tubuh akan lebih banyak memberikan energi, nutrisi dan sari pati makanan untuk 2 orang yaitu janin yang ada dalam kandungan dengan anda sendiri sebagai calon ibu.

Itulah tadi beberapa tanda-tanda kehamilan pada usia 1 bulan yang umum terjadi pada wanita hamil. Semoga informasi di atas bisa menambah wawasan dan pengetahuan bagi anda yang baru pertama kali menjalani masa kehamilan.

Cara Membedakan Menstruasi Dan Flek Tanda Kehamilan

Cara Membedakan Menstruasi Dan Flek Tanda Kehamilan

Ketika seseorang pasangan setelah menikah dan ingin membangun sebuah keluarga, sudah barang tentu ingin memiliki momongan. Dan setelah berjalanya waktu dalam pernikahan biasanya menanti kabar baik mengenai kehamilan yang akan terjadi pada sang istri. Maka dari itu sang calon ibu untuk lebih mengetahui tentang kehamilan yang akan dialaminya. Dan lebih tau tentang tanda-tanda kehamilan seperti misalnya flek yang menjadi tanda kehamilan.

Cara Membedakan Menstruasi Dan Flek Tanda Kehamilan

Kebanyakan para calon ibu yang hamil pertama kalinya akan merasakan bingung tentang apakah sudah hamil atau belum. Akan tetapi hanya tau sebatas tentang akan adanya kehamilan yaitu dengan memperhatikan siklus haid yang dialaminya sudah berhenti. Akan tetapi pada umumnya kehamilan akan sedikit mengeluarkan bercak atau flek darah tanda kehamilan pada celana dalam sang calon ibu. Nah ini yang dapat membuat bingung para calon ibu yang baru mengalami kehamilan. Apakah flek tersebut merupakan tanda kehamilan atau bukan. (baca juga : Bolehkah Ibu Hamil Berhubungan Intim Setiap Hari )

Dan untuk para ibu yang belum paham sebaiknya jangan bingung dan kuatir karena tanda kehamilan yang umum di alami adalah keluarnya flek setelah berhenti dari siklus menstruasi. Supaya tidak terjadi kekeliruan maka di bawah ini ada beberapa cara untuk membedakan antara menstruasi dan flek tanda kehamilan:

  • Jika darah yang keluar adalah berwarna merah terang berarti itu darah haid. Dan apabila darah yang keluar berwarna coklat kehitaman itu adalah darah flek tanda kehamilan.
  • Dan apabila darah keluar cukup banyak itu merupakan darah haid, dan jika darah yang keluar sedikit itu adalah flek yang menjadi tanda kehamilan.

Akan tetapi masih banyak calon ibu muda ini bingung dan masih bertanya-tanya apa sebenarnya dang memicu keluarnya flek, sedang usia kehamilanya baru seumur jagung. Tetapi pada dasarnya, flek yang keluar aman dan tidak membahayakan. Keluarnya flek biasanya bertepatan dengan siklus haid normal sang ibu. Berikut ini ada beberapa hal yang dapat memicu munculnya flek yang terjadi pada ibu hamil:

  • Dari hormone yang mengontrol siklus haid dapat memicu terjadinya pendarahan yang besar
  • Dan fek terjadi ketika telur sedang mengalami pembuahan.

Bagi para ibu yang tidak mengalami seperti beberapa contoh di atas atau mengeluarkan flek padahal dia sudah hamil janganlah khawatir karena itu juga bisa dikatakan aman. Yang harus perlu anda ketahui dengan munculnya flek bukan berarti merupakan tanda dari kehamilan akan tetapi bisa saja itu infeksi pada mulut rahim. Maka dari itu periksakanlah jika mengalami flek agar anda tidak bertanya-tanya dan dapat lebih mengetahui jawabanya, apakah flek tersebut murni tanda kehamilan ataukah suatu infeksi pada mulut rahim.

Demikianlah penjelasan mengenai cara membedakan menstruasi dan flek tanda kehamilan. Namun tidak semua flek yang dialami adalah merupakan tanda awal kehamilan. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bisa jadi flek tersebut merupakan tanda adanya penyakit kanker mulut rahim. Semoga informasi di atas bisa sedikit menjawab pertanyaan anda mengenai flek tanda kehamilan.

Cara Menambah Berat Badan Janin di Dalam Kandungan

Cara Menambah Berat Badan Janin di Dalam Kandungan

Cara menambah berat badan janin dalam kandungan bisa dilakukan dengan memberikan asupan gizi yang cukup kepada ibu hamil. Ibu hamil dapat mengetahui berat badan bayi yang dikandungnya jika rutin memeriksakan kandungannya kepada bidan maupun dokter. Dengan rutin memeriksa kandungan sang ibu akan mengetahui perkembangan sang janin secara teratur juga. Misalnya berat badan janin, kesehatan janin di dalam kandungan dan lain sebagainya.

Cara Menambah Berat Badan Janin di Dalam Kandungan

Pemeriksaan kandungan saat masa kehamilan sangatlah penting, karena keadaan janin yang di dalam kandungan hanya dapat di ketahui jika melakukan pemeriksaan. Sehingga jika ada ketidakberesan atau masalah kecil langsung dapat ibu atasi dengan bantuan atau saran bidan dan dokter anda. Contohnya adalah berat badan bayi. Setiap ibu memiliki janin yang berbeda beda berat badannya, ada yang standar, ada yang rendah ada pula yang kelebihan. Dan bagi anda yang memiliki janin yang berat badannya rendah ada baiknya anda menaikkan berat badan janin anda. Ini dikarenakan berat janin yang rendah dapat memicu beberapa penyakit menghampiri janin anda.

Berikut beberapa tips atau cara menambah berat badan janin di dalam kandungan:

  • Meminum susu khusus ibu hamil secara teratur tiap harinya dapat menaikkan berat badan janin anda. Anda dapat meminum susu khusus ibu hamil tersebut pagi dan sore hari atau juga dapat anda konsumsi sebelum anda tidur.
  • Banyak mengonsumsi sayur dan buah dapat berperan penting dalam menaikkan berat badan janin. Ini dikarenakan buah dan sayur memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, sehingga janin juga akan mendapatkan nutrisi yang cukup dari buah dan sayur yang ibu konsumsi.
  • Untuk menaikkan berat badan janin anda harus memenuhi kebutuhan protein tubuh terutama saat masa kehamilan anda. Anda dapat mengonsumsi daging sapi atau ayam sebagai sumber protein tubuh anda.
  • Ikan laut seperti ikan tenggiri, ikan salmon, dan yang lainnya memiliki kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil maupun janin di kandungan.
  • Untuk menaikkan berat badan janin ada baiknya anda berkonsultasi kepada dokter maupun bidan anda. Karena nantinya dokter atau bidan anda akan memberikan suplemen atau multivitamin agar janin di dalam kandungan anda bertambah berat badannya. Diusahakan juga anda dapat teratur untuk mengonsumsi suplemen atau multivitamin tersebut.
  • Ibu hamil lebih baik menghindari mengonsumsi minuman yang bersoda. Karena minuman bersoda dapat memperburuk keadaan janin. Di dalam minuman soda terdapat bermacam bahan kimia yang berbahaya sehingga mampu mengancam kesehatan janin di dalam kandungan, oleh karena itu hindarilah.
  • Makanan yang pedas sangat tidak baik untuk janin. Karena makanan yang pedas akan membuat perut anda terasa panas, dan janin juga akan merasakan rasa panas tersebut.
  • Banyak banyaklah mengonsumsi air putih dan berolahraga bagi para ibu hamil agar mampu menaikkan berat badan janin.

Itulah beberapa cara menambah berat badan janin di dalam kandungan agar sang janin tidak rentan terhadap penyakit dan juga selalu dalam kondisi baik. Semoga tips di atas bisa bermanfaat dan membantu anda menaikkan berat badan janin anda ya.