Ciri Ciri Ibu Hamil Bayi Laki Laki

Ciri Ciri Ibu Hamil Bayi Laki Laki

Ciri Ciri Ibu Hamil Bayi Laki Laki – Mengetahui kehamilan dan menjalaninya, tentu saja merupakan hal yang membahagiakan siapapun yang mengalaminya. Tentu saja ibu hamil akan sangat penasaran dengan apakah jenis kelamin dari bayi yang dikandungnya. Apakah itu laki – laki atau perempuan, yang tentu saja bisa anda identifikasi sedini mungkin, agar nantinya bisa maksimal dalam persiapan kelahirannya. Memang, persiapan kelahiran ini sendiri berpengaruh terhadap apa jenis kelamin buah hati anda nantinya. Termasuk untuk perlengkapannya.

Ciri Ciri Ibu Hamil Bayi Laki Laki

Nah, untuk anda yang mendambakan bayi laki – laki, maka anda bisa mengetahuinya dari ciri – ciri yang bisa anda dapati ketika mengandung janin laki – laki ini. Biasanya akan berbeda dengan anda yang mengandung bayi perempuan. Berikut ini, adalah ulasannya mengenai apa saja ciri – ciri yang bisa anda jumpai ketika mengandung bayi laki – laki, yang bisa diidentifikasi dari luar, tanpa proses pemeriksaan USG, yang akan diulas lebih lanjut lagi berikut ini.

Ciri Ciri Hamil Bayi Laki Laki

  1. Wajah terlihat kusam

Pada saat kondisi hamil, wajah akan terasa lebih kusam, maka bisa jadi ini merupakan salah satu pertanda anda mengandung janin laki – laki. Memang wajah akan nampak lebih kusam, karena bawaan hormon sang jabang bayi, dan anda juga akan merasa malas untuk melakukan perawatan wajah selama kehamilan.

  1. Posisi perut

Hal lainnya yang bisa anda identifikasi untuk kehamilan anak laki – laki adalah posisi perut anda. Posisi perut akan cenderung lebih kebawah, berbeda dengan bayi perempuan yang akan menjadikan posisi perut cenderung lebih tinggi. Janin laki – laki akan berada pada rahim bagian bawah, sehingga perut nada akan terlihat sedikit mengendur selama kehamilan bayi laki – laki.

  1. Suka makan berkalori tinggi

Dampak lainnya yang bisa menjadi ciri – ciri bayi laki – laki yang sedang anda kandung adalah keinginan untuk mengkonsumsi makanan berkalori semakin besar. Hal ini bisa disebabkan anda memang memerlukan banyak tenaga, dan asupan makanan tinggi kalori menjadi salah satu pilihan yang kerap anda pilih. Bahkan selama proses ngidam sendiri pun, anda kerap menginginkan makanan berkalori seperti daging, seafood, dan sebagainya.

  1. Menghindari sayuran

Maka, dengan keinginan mengkonsumsi makanan yang tinggi kalori, biasanya akan menyebabkan anda tidak menyukai makanan yang berserat, seperti sayuran. Saat hamil tua, sekalipun anda masih enggan untuk mengkonsumsi sauran, yang mana justru akan menyebabkan mual dan muntah, karena kecendrungan ingin mengkonsumsi daging lebih besar.

  1. Muncul banyak jerawat

Jika kehamilan bayi perempuan wajah nampak lebih bersih, berbeda dengan kehamilan bayi laki – laki. Hormon pada bayi laki – laki menyebabkan wajah yang kusam pada ibu hamil, dan juga muncul banyak jerawat. Hal ini memang berbanding terbalik dengan kehamilan bayi perempuan, yang menyebabkan wajah ibu hamil nampak bersih.

Nah, itulah ciri – ciri yang bisa membantu anda dalam mengidentifikasi kehamilan bayi laki – laki, walaupun bisa secara langsung melalui proses pemeriksaan USG. Semoga artikel kali ini mengenai Ciri Ciri Ibu Hamil Bayi Laki Laki dapat bermanfaat bagi kita semua.

Ciri Ciri Fisik Orang Hamil Yang Jarang Diketahui

Ciri Ciri Fisik Orang Hamil Yang Jarang Diketahui

Ciri Ciri Fisik Orang HamilKetika mengalami kehamilan, tentu saja hal yang bisa anda ketahui adalah adanya perubahan fisik. Perubahan fisik yang sangat kentara terlihat adalah dari bentuk perut, perubahan berat badan, hingga bentuk dada dan juga fisik lainnya yang sangat mudah nampak. Namun, ada pula ciri – ciri fisik dari orang hamil ini sendiri, yang sangat jarang diketahui, dan bahkan bisa menjadi salah satu pertanda yang bahkan lebih awal muncul pada proses kehamilan muda.

Ciri Ciri Fisik Orang Hamil

Ada banyak ciri fisik yang jarang diketahui ini, sebagai tanda bahwa anda sedang mengandung. Baik itu dari perubahan kulit, hingga perubahan warna rambut, dan hal lainnya, yang tentu saja menjadi salah satu hal yang bisa menjadi identifikasi khusus kehamilan anda. Dan berikut ini, adalah ulasan menariknya yang bisa anda ketahui mengenai apa saja ciri fisik dari ibu hamil, yang saat ini jarang diketahui.

Ciri Ciri Fisik Orang Hamil

  1. Perubahan bentuk tubuh

Ciri Ciri Fisik Orang Hamil yang pertama yaitu Perubahan bentuk tubuh ketika mengalami kehamilan muda, dan jarang diketahui adalah pada bagian dada hingga lengan dan belakang anda, menjadi sedikit lebih membesar. Hal ini bisa saja terjadi karena hormon yang ada pada tubuh anda sedang mengalami pertumbuhan, seiring dengan kehamilan. Maka setelah berhubungan dengan pasangan, dan anda merasakan perubahan bentuk tubuh yang demikian, bisa jadi ini merupakan salah satu pertanda kehamilan anda.

  1. Dada serasa lebih besar

Hal lainnya yang menjadi tanda dari sebuah gejala kehamilan adalah pada area dada, menjadi lebih besar, dan juga terasa lembut. Gejala yang satu ini, merupakan hal yang terjadi adanya perubahan hormon, pada sistem tubuh anda. Namun, hal demikian biasanya juga tidak terasa, jika sebelumnya anda pernah mengkonsumsi pil Kb.

  1. Rambut lebih lebat

Biasanya, pertumbuhan hormon kehamilan ini, juga akan berpengaruh pada pertumbuhan rambut anda. Rambut akan serasa lebih lebat. Tidak hanya rambut pada area kepala anda saja, namun pada bagian tubuh anda lainnya, yang mana pertumbuhannya menjadi jauh lebih lebat. Namun, nantinya hal tersebut akan mengalami kerontokan, setelah anda melalui proses persalinan.

  1. Bercak hitam pada kulit

Pada bagian kulit, tanda kehamilan ini sendiri adalah adanya bercak hitam, yang mana dikenal sebagai istilah melasma, atau topeng kehamilan. Hormon yang tumbuh, akan mengacaukan proses pigmentasi pada kulit anda. Memang tidak berbahaya, dan akan hilang seiring proses kelahiran nanti. Namun hal ini tentu saja bisa menjadikan penampilan anda sedikit berubah.

  1. Tangan terasa kaku

Saat bangun tidur, biasanya, akan mengalami gejala tangan terasa sedikit kaku, yang mana hal ini dikarenakan nadi tertekan sehingga terjadi mati rasa pada bagian tangan anda ini. Gejala tangan yang terasa kaku, lama kelamaan akan hilang secara sendirinya, ketika anda sudah melahirkan nantinya, walaupun memang tangan kaku ini, akan membuat anda merasa kurang nyaman beraktivitas.

Jadi, jika anda mengalami ciri – ciri fisik seperti tersebut, maka sebaiknya segeralah untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan, agar kehamilan anda bisa dipastikan secara medis. Demikian artikel yang membahas Ciri Ciri Fisik Orang Hamil terimakasih telah berkunjung dan Semoga bermanfaat.

Buah Yang Harus Dihindari Ibu Hamil

Buah Yang Harus Dihindari Ibu Hamil

Buah Yang Harus Dihindari Ibu Hamil – Buah – buahan memang merupakan salah satu asupan makanan yang sehat, dan tentu saja merupakan salah satu pilihan jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi selama kehamilan, yang berperan untuk nutrisi tumbuh kembang janin yang anda kandung. Tentu saja tidak semua buah – buahan baik untuk dikonsumsi ibu hamil, karena kandungan nutrisi yang ada didalamnya. Memang, untuk wanita normal, tidak akan berdampak serius, bahkan menjadi pilihan buah yang sehat dikonsumsi.

Buah Yang Harus Dihindari Ibu Hamil
Akan tetapi, untuk ibu hamil, karena kondisi fisiknya berbeda dan kebutuhan nutrisinya berbeda pula, tentu saja buah – buahan ini, akan berdampak serius pada janin yang anda kandung. Berikut ini, adalah ulasannya mengenai apa saja pilihan buah yang harus dihindari selama kehamilan, yang kandungan nutrisinya berdampak buruk pada janin dan fisik anda selama kehamilan, yang bisa anda ketahui lebih jauh lagi, dalam ulasan berikut ini.

Jenis Buah Yang Harus Dihindari Ibu Hamil

1. Durian
Buah dengan kandungan yang sebenarnya kaya akan vitamin dan juga mineralnya ini, memang bermanfaat banyak bagi kesehatan. Namun, untuk ibu hamil sendiri, ternyata merupakan salah satu buah yang akan mendatangkan resiko tersendiri jika terlalu banyak mengkonsumsinya. Adanya asam arachidonat yang mampu merangsang prostaglandin ini, akan membuat resiko kehamilan prematur menjadi lebih besar, jika terlalu banyak mengkonsumsi buah durian ini.

2. Pepaya
Pepaya, yang masih mentah, ternyata merupakan salah satu jenis buah yang berbahaya, karena memiliki lateks atau getah yang akan menjadikan rahim berkontraksi. Pepaya memang kaya akan kandungan vitaminnya, namun yang perlu diperhatikan jika ibu hamil ingin mengkonsumsi pepaya adalah pastikan bahwa itu benar – benar matang, jangan mengkonsumsi pepaya mentah untuk sayur, atau pepaya yang mengkal.

3. Nanas
Buah yang memiliki rasa segar ini, merupakan salah satu jenis buah yang juga perlu dibatasi untuk dikonsumsi ibu hamil. Nanas memiliki kandungan zat bromelan, yang akan menyebabkan pelunakan pada bagian leher rahim, dimana pelunakan ini sendiri, nantinya bisa menyebabkan resiko kelahiran prematur menjadi lebih besar. Maka, mengganti nanas dengan asupan buah lainnya, merupakan salah satu solsui tepat untuk anda lakukan.

4. Buah berry hawthorn cina
Jenis buah berry yang satu ini, merupakan salah satu jenis buah dengan rasa yang segar, namun kandungannya akan memberikan efek yang tidak begitu baik pada tubuh anda. Buah berry ini, akan menjadikan rahim menjadi lebih mudah kontraksi. Yang mana jika terlalu banyak mengkonsumsinya, maka bisa menyebabkan terjadinya keguguran.

5. Lengkeng
Kandungan vitamin dan sukrosa yang tinggi pada lengkeng, baik untuk organ jantung dan limpa. Namun untuk ibu hamil sendiri, lengkeng sebaiknya masuk kedalam salah satu daftar buah yang mesti dihindari untuk dikonsumsi. Buah yang satu ini, merupakan jenis buah yang sifatnya panas. Hal ini akan menyebabkan sembelit, dan juga mulut kering, bahkan jika berlebih, dampaknya bisa tertuju pada janin yang dikandung.

Maka, selama proses kehamilan, agar bisa lancar hingga persalinan, konsumsi makanan memang mesti diperhatikan, termasuk memiliki buah – buahan yang sehat untuk mendukung nutrisi anda. demikian bahasan kita kali ini mengenai Buah Yang Harus Dihindari Ibu Hamil, Semoga bermanfaat.

10 Pantangan Untuk Wanita Hamil yang Wajib Dihindari

10 Pantangan Untuk Wanita Hamil yang Wajib Dihindari

Pantangan untuk wanita hamil – Perkembangan  janin pada kandungan ibu hamil sangat rentan terhadap pengaruh baik dari turunan atau pola kehidupan sehari-hari. Para ibu hamil pasti berharap memiliki bayi yang sehat. Ada banyak tradisi yang berada di masyarakat tentang kehamilan tentang cara menjaga janin selama 9 bulan hingga kelahiran. Namun secara medis, ada beberapa tradisi dari masyarakat yang dapat diterima walaupun ada penelitian medis mengenai hubungan tradisi dengan kehamilan. Pada awal khamilan, wanita hamil dituntut memenuhi asupan nutrisi untuk  mendukung perkembangan janin. Berikut adalah sederet daftar pantangan untuk wanita hamil. Berikut  adalah pantangan untuk wanita hamil mengenai aktivitas sehari-hari dan makanan:

Daftar Pantangan Untuk Wanita Hamil

Pantangan Untuk Wanita Hamil
Pantangan Untuk Wanita Hamil
  1. Makanan mentah, makan makanan mentah memiliki resiko tinggi untuk kesehatan wanita hamil, seperti sayur mentah, daging mentah, ikan mentah seperti sushi, adonan kue, daging ½ matang, dll.makanan mentah mengandung virus, bakteri dan parasite yang dapat memganggu janin. Terlebih jika usia kandungan masih muda karena rentan dengan keguguran, bahkan kecambah mentahpun mempunyai resiko bakteri paling tinggi daripada sayuran lain. Sebaiknya untuk mengkonsumsi makanan dengan memasak hingga matang untuk menghindari resiko kesehatan.
  2. Ikan dengan kandungan merkuri, pada umumnya ikan memang bagus untuk kesehatan janin, namun Anda diharuskan selektif untuk menghindari ikan yang mengandung merkuri seperti: ikan mackerel, todak dan tilefish. Karena ikan tersebut dapat menganggu kesehatan bayi Anda khususnya perkembanga otak dan saraf janin.
  3. Minuman beralkohol, alkohol selain dapat menghambat menghambat asupan nutrisi untuk janin, juga dapat menyebabkan gangguan fisik dan IQ saat bayi lahir.
  4. Makanan pemicu alergi, jika Anda ataupun pasangan Anda memiliki riwayat alergi terhadap makanan tertentu maka janin yang Anda kandung juga mengalami resiko tersebut. Sebaiknya ketika Anda hamil atau menyusui menghindari makanan pemicu alergi pada janin.
  5. Kafein, menurut penelitian minum minuman yang mengandung kafein tinggi seperti kopi tidak baik untuk kehamilan karena rawan akan resiko keguguran dan bayi lahir dengan resiko lahir dengan berat yang rendah, serta rawan kematian saat lahir.
  6. Kalori yang berlebih, ketika seorang wanita hamil membutuhkan tambahan kalori, namun tetap dalam porsi cukup untuk menghindari obesitas.
  7. Memakai baju ketat, jika memakai baju ketat akan mengganggu perut serta mingkatkan resiko perkembangan janin. Jika tetap ingin terlihat modis, Anda tetap bias memakai celana dengan bahan karet.
  8. Merokok, jika kebiasaan merokok dilakukan pada saat kehamilan, akan menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah. Keadaan itu tidak baik untuk bayi karena pada masa depan dapat menyebabkan anak tidak sanggup belajar da nada kecenderungan kelak akan kecanduan nikotin juga.
  9. Susu tidak dipasteurisasi, susu yang belum dipasteurisasi atau susu mentah tidak boleh dikonsumsi olh ibu hamil karena mengandung bakteri jahat. Pasteurisasi berfungsi untuk memusnahkan bakteri jahat. Jika hendak mengkonsumsi susu maupun produk olahan dari susu, Anda harus lebih teliti dan pastikan produk yang hendak Anda pilih sudah melalui proses pasteurisasi.
  10. Membersihkan kotoran kucing, kotoran kucing dapat membahayakan wanita hamil karena dapat menjadi parasit yang membahayakan. Pada awalnya ibu hamil tidak akan menyadari jika terinfeksi, namun ada kemungkinan akan keguguran atau jika bayi lahir akan kejang.
Inilah 10 Resiko Kehamilan di Usia Remaja

Inilah 10 Resiko Kehamilan di Usia Remaja

Resiko Kehamilan di Usia Remaja – Sekarang ini, pergaulan bebas semakin tak terkontrol. Budaya orang barat mengenai seks bebas juga mulai mewabah remaja metropolidan dan juga dikota lain. Akibatnya, banyak kasus kehamilan di usia remaja. Namun karena kurangnya wawasan mengenai resiko kehamilan di usia remaja, mereka mengabaikannya. Selain merusak masa depan, kehamilan di usia remaja dibawah 20 tahun sangat berbahaya bagi kesehatan.

Kehamilan di usia remaja sangat beresiko bagi kesehatan disamping karena alat reproduksi belim kuat untuk berhubungan badan dan juga melahirkan jadi bagi remaja putri yang hamil di bawah umur, memiliki resiko meninggal 4x lipat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai resiko kehamilan di usia remaja, mari kita intip informasinya sebagai berikut:

Resiko Kehamilan di Usia Remaja

10 Resiko Kehamilan di Usia Remaja 

  1. Menurut ilmu kedokteran, pada remaja putri berusia dibawah 20 tahun belum siap untuk berhubungan sseks ataupun mengandung, jadi apabia terjadi kehamilan di usia remaja akan mengalami resiko tekanan darah tinggi dikarenakan kondisi fisiknya belum kuat. Biasanya, kondisi tersebut tidak terdeteksi pada awal kehamilan, tetapi pada akhirnya dapat menyebabkan kejang-kejang, pendarahan bahkan kematian pada bayi atau ibunya.
  2. Kehamilan pada usia dibawah 20 tahun dikhawatirkan bayi yang dilahirkan akan cacat fisik, karena sel telur belum sempurna.
  3. Rawan terserang kanker leher rahim atau kanker serviks dikarenakan semakin mudanya seorang gadis berhubungan seks pertama kali, daerah reprodruksinya beresiko terkontaminasi virus.
  4. Kurangnya perawatan saat kehamilan, untuk remaja putri yang sedang hamil namun tidak mendapatkan dukungan dari orang tua beresiko tidak mendapatkan perawatan kehamilan yang memadai, sehingga khamilannya menjadi genting terutama pada masa awal kehamilan.
  5. Tekanan darah tinggi, pada remaja yang hamil dibawah 20 tahun rawan terserang resiko pregnancy induced hypertension atau tekanan darah tinggi serta preeklamsia yang merupakan gabungan dari tekanan darah tinggi dan kelebihan protein dalam urin, kerusakan organ dan pembengkakan tangan serta wajah.
  6. Bayi terlahir prematur dan berat bayi rendah, penyebabnya adalah waktu tumbuh yang kurang dan beresiko lahir pada saat bayi belum berusia 9 bulan atau prematur.
  7. Penyakit menular seksual, bagi remaja yang melakukan seks pertama kali pada usia belum 20 tahun, akan rentan terserang penyakit menular seksual seperti HIV dan klamidia. Jika penyakit menular seksual ini meningkat maka akan beresiko terserang kanker serviks, menginfeksi rahim dan berpengaruh pada pertumbuhan bayi
  8. Depresi postpartum, merupakan depresi yang dimulai setelah melahirkan bayi, remaja putri biasanya merasa sedih, malu dan down baik ketika hamil dan juga setelah melahirkan. Padahal ketika depresi dapat menganggu dalam merawat bayi.
  9. Merasa sendirian dan dikucilkan, remaja putri yang bingung dan tidak dapat memberi tahu kepada orangtuanya bahwa dia sedang hamil, pasti akan merasa terisolasi, takut dan merasa sendiri dalam menghadapi masalah yang nyata.
  10. Kekurangan zat besi/anemia, zat besi berfungsi meningkatkan sel darah merah dalam darah, membentuk janin dan plasenta yang dikandung, namun kebanyakan karena kurangnya pengetahuan mengenai ksehatan ibu hamil, mereka mengabaikannya. Adapun resiko lain seperti keracunan kehamilan, kematian ibu ataupun bayi yang tinggi.

Oleh karena itu bagi remaja putri yang belum berusia 20 tahun. Berhati-hatilah dalam bergaul. Lebih selektif ketika hendak memilih pasangan agar tidak menyesal di kemudian hari.